Mahasiswa Umuslim Kembangkan Aplikasi Pendataan Tanggap Darurat Bencana

- Administrator

Selasa, 10 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mahasiswa Umuslim Bireuen berhasil kembangkan aplikasi pendataan tanggap darurat bencana secara digital, di Gampong Pante Lhong Kecamatan Peusangan.

Mahasiswa Umuslim Bireuen berhasil kembangkan aplikasi pendataan tanggap darurat bencana secara digital, di Gampong Pante Lhong Kecamatan Peusangan.

BIREUEN | METRO ACEH – Mahasiswa dan dosen Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan berhasil berinovasi dengan mengembangkan sistem aplikasi pendataan tanggap darurat bencana secara digital pada program mahasiswa berdampak tahun 2026.

Ketua Tim Pelaksana, Dr Imam Muslem R, M.Kom didampingi Zulkifli, M.Kom kepada Metro Aceh, Senin (9/3) menjelaskan, program pengembangan aplikasi dan pelatihan ini didukung Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) melalui Program Mahasiswa Berdampak 2026.

Keterangan diperoleh Metro Aceh, inovasi ini merupakan rangkaian kegiatan program mahasiswa berdampak dilaksanakan mahasiswa Umuslim di Gampong Pante Lhong, Kecamatan Peusangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sistem dirancang untuk mempercepat proses pengumpulan, pengolahan, dan penyajian informasi dan kondisi bencana secara digital dan terintegrasi dan telah diserahkan kepada Keuchik Pante Lhong, Murizal Haryanto, Minggu (8/3).

Inovasi yang digerakkan mahasiswa Umuslim dibawah bimbingan dosen pembimbing Dr Imam Muslem R, MKom, Zulkifli, MKom, Dr Cut Azizah, MT, telah di uji coba di Gampong Pante Lhong salah satu desa terparah dampak banjir terjadi akhir 2025.

Walaupun ada beberapa item yang sedang disempurnakan, tetapi secara proses, aplikasi ini sudah bisa digunakan oleh masyarakat dan perangkat gampong, jelasnya.

Selain membangun sistem, tim pengabdian juga menyelenggarakan pelatihan penggunaan aplikasi bagi perangkat desa dan relawan lapangan agar teknologinya dapat dimanfaatkan secara optimal dalam situasi darurat, beber Imam Muslem.

“Melalui pelatihan ini, peserta dibekali keterampilan melakukan input data korban, kondisi wilayah terdampak, serta kebutuhan prioritas masyarakat secara mandiri dan real-time”, terang nya.

Menurutnya aplikasi dikembangkan memungkinkan seluruh data lapangan terintegrasi dalam satu sistem berbasis digital yang dapat diakses secara luas.

“Sistem ini bekerja dimana, informasi yang terkumpul kemudian divisualisasikan dalam bentuk infografis interaktif sehingga masyarakat, relawan, dan pemangku kepentingan dapat memantau situasi bencana dengan cepat dan akurat”, ujarnya.

Melalui dashboard analitik, pengguna dapat melihat berbagai ringkasan data penting seperti sebaran warga terdampak per wilayah, keluhan kesehatan masyarakat, tingkat kebutuhan prioritas, dampak kerusakan yang dialami warga, daftar kebutuhan mendesak di lapangan, kondisi disabilitas penyintas, jenjang pendidikan warga terdampak, hingga komposisi jumlah anggota keluarga.

Menurutnya lagi sistem ini dirancang untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data saat masa tanggap darurat. “Pendataan manual sering memperlambat distribusi bantuan, ujarnya.

“Dengan sistem digital ini, data lapangan dapat langsung terintegrasi dan divisualisasikan secara informatif sehingga respons penanganan bencana menjadi lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi,” jelasnya

Rektor Universitas Almuslim, Dr Marwan, MPd mengucapkan terimaksih dan mengapresiasi kepada seluruh tim pelaksana atas kontribusi nyata dalam menghadirkan solusi teknologi bagi masyarakat terdampak bencana.

“Inisiatif ini menunjukkan bahwa perguruan tinggi hadir bukan hanya sebagai pusat pendidikan dan riset, tetapi juga sebagai penggerak solusi nyata bagi persoalan kemanusiaan”.

“Kami bangga atas dedikasi dosen dan mahasiswa Umuslim yang telah membantu dan bekerja langsung bersama masyarakat,” ungkapnya.

Program ini menjadi wujud kolaborasi akademisi dan masyarakat dalam memperkuat sistem informasi kebencanaan berbasis teknologi tepat guna.

Harapannya aplikasi pendataan ini dapat diterapkan sebagai model transformasi digital penanganan bencana berbasis komunitas, di daerah dampak bencana, harap Rektor Umuslim. (Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kemenkum Aceh UIA Teken MoU Sosialisasi UMKM Kota Lhokseumawe
Puluhan Siswa SMK dan SMA Juarai FLS3N
Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah
Madrasah di Bireuen Divisitasi Tim BAN PDM
Program Pascasarjana Magister Manajemen UNIKI Yudisium 28 Lulusan
Siswa TK, SD SMP Dilarang Wisuda dan Studi Tour
58 Guru MI Ikuti Pelatihan KMA dan Pembelajaran Coding
Material Tanah Sedimen Banjir Untuk Budidaya Padi dan Hortikultura

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 23:36 WIB

Kemenkum Aceh UIA Teken MoU Sosialisasi UMKM Kota Lhokseumawe

Kamis, 30 April 2026 - 12:00 WIB

Puluhan Siswa SMK dan SMA Juarai FLS3N

Jumat, 17 April 2026 - 17:09 WIB

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Kamis, 16 April 2026 - 13:45 WIB

Madrasah di Bireuen Divisitasi Tim BAN PDM

Rabu, 15 April 2026 - 20:18 WIB

Program Pascasarjana Magister Manajemen UNIKI Yudisium 28 Lulusan

Berita Terbaru

Rektor UIA Peusangan, Dr Nazaruddin MA, menandatangani MoA di bidang hukum, penelitian, pengabdian kepada masyarakat dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Aceh, di Lhokseumawe, Selasa (28/4).

PENDIDIKAN

Kemenkum Aceh UIA Teken MoU Sosialisasi UMKM Kota Lhokseumawe

Kamis, 30 Apr 2026 - 23:36 WIB

Kacabdin Wilayah IV Bireuen, Abdul Hamid SPd MPd serah hadiah kepada para juara, di SMAN 1 Bireuen, Selasa (28/4) sore.

PENDIDIKAN

Puluhan Siswa SMK dan SMA Juarai FLS3N

Kamis, 30 Apr 2026 - 12:00 WIB