BIREUEN|METRO ACEH-Buntut pemberitaan miring yang dinilai cenderung menyerang pribadi Bupati Bireuen, terkait acara resepsi pernikahan putera H Mukhlis yang difitnah meminta kontribusi dari pejabat, sontak menuai reaksi publik di wilayah ini.
Sejumlah warga Bireuen menyesalkan sikap oknum wartawan, yang menggoreng berita menyesatkan ini. Bahkan tanpa memuat hak jawab, langsung menggiring opini negatif untuk merusak citra dan nama baik Bupati pilihan rakyat itu.
Muhammad Azwir (31) warga Gampong Meunasah Dayah, Kecamatan Kota Juang saat ditemui mengaku perilaku wartawan ini sangat tidak profesional, serta melanggar etika karena tidak memberikan hak jawab kepada pihak yang dirugikan, dalam produk karya jurnalistik yang dipublikasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jika seperti ini berita yang dimuat, sangat merugikan karena menyerang pribadi bupati. Saya merasa ini kebebasan pers yang sudah kebablasan,” ujar Muhammad Azwir.
Ironisnya, berita buruk itu dimunculkan lagi oleh para lawan politik, melalui berbagai platform media sosial, sehingga semakin mencoreng kredibilitas bupati yang sedang fokus bekerja, demi kepentingan rakyat.
Dia berharap, untuk kedepan semua insan pers mampu menjalankan tugas jurnalisme secara profesional, tanpa mengedepankan sentimen pribadi akibat hasrat yang tak terpenuhi.
“Kami yakin jika H Mukhlis itu memiliki harga diri dan sangat mampu dari segi ekonomi, bahkan sering membantu warga yang butuh perhatian. Saya yakin demi kebahagian anaknya, tentu akan selalu siap berkorban apapun. Jadi tidak mungkin meminta atau menerima kontribusi dari orang lain, untuk kebutuhan resepsi pernikahan puteranya ini,” ujar Muhammad Azwir. (Bahrul)






