BIREUEN | METRO ACEH – Proses awal untuk memetakan potensi dan tahapan menjadi mahasiswa baru. Universitas Almuslim (Umuslim) Peusangan Kabupaten Bireuen, gelar Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang berlangsung selama dua hari Sabtu-Minggu (6-7/6) pagi.
Ketua Panitia, Dr Alfi Syahrin, MPd ditanyai Metro Aceh disela sedang berlangsungnya ujian diruang laboratorium komputer Umuslim, Sabtu (6/6) pagi mengatakan, jumlah calon mahasiswa baru Umuslim tahun akademik 2026/2027 yang mendaftar ada 1.593 orang dari jumlah itu 374 orang lulusan SMA sederajat diterima melalui jalur undangan, jelasnya.
Kegiatan seleksi ini berlangsung dua hari dan setiap hari calon mahasiswa baru dibagi empat sesi untuk setiap sesi ujian diikuti seratusan peserta. “Satu sesi peserta seratusan orang, waktunya 60 menit, ujian diawasi oleh dosen dan tenaga pendidik Umuslim,” jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Senada dikatakan oleh Rektor Umuslim, Dr Marwan, MPd tahun akademik 2026/2027 ini ada 374 calon mahasiswa baru dari Bireuen dan luar daerah yang lulus lewat jalur undangan diberbagai fakultas termasuk kedokteran Umuslim.
Calon mahasiswa baru untuk Fakultas Kedokteran siswa lulusan rangking 1 s.d 3 disekolah dan tidak lagi harus ikut ujian nanti hanya mengikuti tes kesehatan.
Begitu juga calon mahasiswa memilih sejumlah fakultas di Umuslim siswa lulusan rangking 1 s.d 10 disekolah tidak ikut lagi ujian mereka tinggal mendaftar ulang saja, terangnya.
Terkait dengan pelaksanaan seleksi UTBK kata Rektor, tujuannya untuk mendapatkan data dasar sejauh mana tingkat kemampuan mereka karena ini merupakan hal paling penting, termasuk melihat minat dan bakatnya untuk dikembangkan di Umuslim nantinya.
“Seleksi ini juga dilakukan untuk memastikan kepada para calon mahasiswa bahwa Umuslim masih tetap melaksanakan Tridharma Perguruan Tinggi dan sesuai peraturan yang ada,” jelasnya.
Umuslim juga nantinya akan melakukan seleksi wawancara untuk calon penerima beasiswa sehingga tepat sasaran, juga dia benar-benar aktif melaksanakan kuliah dan diharapkan ada 500 lebih mahasiswa bisa mendapat bantuan beasiswa KIP kuliah dari pemerintah seperti tahun lalu 589 orang.
Selanjutnya bagi mahasiswa yang tidak mendapat KIP kuliah tetapi dia mahasiswa miskin atau kurang mampu juga kami berikan beasiswa dari internal dari Yayasan Almuslim. “Kita gratiskan SPP selama delapan semester karena ini kampus wakaf jadi kita wakaf kepada anak-anak kita,” sebutnya.
Rektor Umuslim, Dr Marwan MPd menyampaikan apabila ada anak masyarakat yang tidak mampu, dan anak yatim piatu yang ingin melanjutkan kuliah silahkan mendaftar ke Umuslim dengan melengkapi persyaratan benar tidak mampu, tuturnya. (Rahmat Hidayat)






