BIREUEN|METRO ACEH-Agar penyaluran dari pemerintah tepat sasaran, proses verifikasi data korban bencana banjir dan longsor di Kabupaten Bireuen yang sedang dilakukan oleh tim survei, ditargetkan segera tuntas besok Kamis (7/5).
Hal itu dikatakan Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bireuen, Marwan, ST MT kepada Metro Aceh ditanyai Rabu (6/5) pagi.
Dijelaskan sesuai data dari kompilator, jumlah korban banjir yang dilakukan proses verifikasi 26.741 kepala keluarga dan dari jumlah itu yang sudah diverifikasi petugas 24.179 dan sisanya 2.562 kepala keluarga lagi ditargetkan tuntas besok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Data hasil verifikasi dilapangan itu telah dilakukan penginputan oleh petugas kompilator dan setelah semua terdata, kami lakukan proses uji publik di setiap gampong dan wajib diumumkan oleh para keuchik untuk dapat diketahui masyarakat,” ujar Marwan.
Jika uji publik datanya masih ada warga yang komplain, dapat dilakukan sanggahan ke BPBD Bireuen, untuk segera ditindaklanjuti dan melihat hal apa yang menjadi sanggahan untuk diselesaikan.
“Kita target setelah verifikasi selesai dan data semua sudah diinput oleh kompilator, sebelum hari raya Idul Adha dilakukan uji publik. Kalau tidak ada sanggahan, sudah dapat kami jadikan data resmi,” tegasnya.
Kalaksa BPBD juga menambahkan, selain petugas enumerator. Juga ada sejumlah petugas dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) turun melakukan verifikasi sendiri kelapangan terhadap rumah rusak berat dan hilang di Bireuen.
“Tim BNPB itu turun sendiri untuk memastikan lokasi pembangunan rumah bantuan yang direlokasi secara mandiri jumlah total ada 703 rumah tersebar di sejumlah kecamatan,” jelas Marwan. (Rahmat Hidayat)






