Tiga Korban Perampokan Diperiksa

- Administrator

Rabu, 13 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Setelah melalui masa kritis, pasca dirampok dan disekap kawanan penjahat bersenjata api, tiga korban pengendara mobil box rokok, kini menjalani proses pemeriksaan intensif di Polres Bireuen, Rabu (13/2).

Ketiga korban itu, supir dan dua kernet dikabarkan sempat diikat, serta dengan mata ditutupi lakban dibawa naik mobil Avanza selama beberapa jam. Kemudian dibuang di kawasan areal perkebunan sawit di Langsa. Selanjutnya ketiganya melapor ke mapolres setempat, tadi malam.

Tiga korban perampokan truk box jenis colt diesel, kini dimintai keterangan oleh penyidik Polres Bireuen.

Tak lama kemudian, tim Satreskrim Polres Bireuen menjemput korban, lalu dibawa ke Mapolres Bireuen, guna dimintai keterangan seputar kejadian itu. Hingga kini, ketiganya masih menjalani proses pemeriksaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan S.Ik M.Si kepada awak media, Rabu (13/2) pagi menuturkan, peristiwa pencurian dengan kekerasan menggunakan senpi, terjadi Selasa kemarin sekitar pukul 12.45 wib, di ruas jalan negara kawasan Desa Mulia (Bugeng), Kecamatan Peudada.

Mobil box colt diesel dengan ciri-ciri kepala orange, yang disupiri Armiadi (35) warga Desa Mesjid Punteut, Kecamatan Blang Mangat, Lhokseumawe bersama dua rekannya Hari Syahrian dan Teuku Ilhami. Dihentikan oleh sejumlah lelaki yang menenteng senjata api lars pendek, mengendarai Toyota Avanza putih.

Lalu, supir dan kernet mobil box rokok itu dimasukkan ke Avanza, lalu kedua kendaraan tersebut melaju kencang ke arah barat,”Tadi malam sekitar pukul 23.00 wib, korban diketahui melapor ke Polres Langsa, setelah dibuang oleh para pelaku di kawasan kebun sawit. Tim kami menjemput dan membawa korban ke Bireuen, untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Gugun Hardi Gunawan.

Menurutnya, kendaraan tersebut diketahui mengangkut 300 kotak rokok, untuk diantar ke Plimbang, Jeunib dan Samalanga. Namun, sebelum sampai di lokasi tujuan, mereka dihadang dan dibawa kawanan pelaku. Hingga kini sebutnya, pihak kepolisian terus melakukan pengembangan kasus itu, serta memburu sindikat kriminal bersenjata tersebut.(Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada
Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim
Kajari Jadi Pengiring Resepsi Pernikahan Ajudan
Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh
Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan
Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri
Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar
Demokrat Kawal Proses Hukum Pembunuhan Imam Masykur

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 15:29 WIB

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada

Rabu, 17 April 2024 - 21:54 WIB

Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:01 WIB

Kajari Jadi Pengiring Resepsi Pernikahan Ajudan

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:15 WIB

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 1 November 2023 - 15:55 WIB

Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan

Rabu, 25 Oktober 2023 - 17:14 WIB

Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri

Kamis, 7 September 2023 - 00:33 WIB

Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar

Rabu, 30 Agustus 2023 - 20:41 WIB

Demokrat Kawal Proses Hukum Pembunuhan Imam Masykur

Berita Terbaru

illustrasi

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada

Kamis, 18 Apr 2024 - 15:29 WIB

Ilustrasi

HUKUM & KRIMINAL

Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim

Rabu, 17 Apr 2024 - 21:54 WIB

POLITIK

H Mukhlis Ajak Warga Rawat Persaudaraan

Senin, 15 Apr 2024 - 23:11 WIB

POLITIK

H Mukhlis Siap Wujudkan Harapan Rakyat

Jumat, 12 Apr 2024 - 21:43 WIB

NANGGROE

Pengcab Forki Gelar Buka Puasa Bersama

Sabtu, 6 Apr 2024 - 23:00 WIB