Tertipu Aplikasi CSP Mine, Miliaran Uang Warga Bireuen “Melayang”

- Administrator

Kamis, 18 November 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN| METRO ACEH – Ratusan warga Kabupaten Bireuen dilaporkan menjadi korban penipuan, berkedok investasi bodong melalui aplikasi penghasil duit CSP Mine. Puluhan miliar rupiah uang masyarakat “melayang”, akibat dirampok secara sistematis oleh pengelola sistem aplikasi ini sejak sepekan terakhir.

Ironisnya, korban penipuan aplikasi CSP Mine menyasar berbagai kalangan yang menanamkan modal, melalui program penghasil uang ini. Diantaranya politisi, pengusaha, polisi, pengacara, wartawan, pejabat daerah, kepala desa serta warga biasa yang mencoba memperoleh laba besar tanpa harus lelah bekerja.

Apa itu CSP Mine yang membuat korban menjerit, setelah tidak bisa lagi menarik uang yang sudah disetor. Padahal, sejak dua pekan terakhir setiap member dapat meraup keuntungan hingga ribuan dolar per hari, sehingga membuat masyarakat di Bireuen sangat tertarik dan antusias menyetorkan uang di rekeningnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CSP Mine ini adalah aplikasi penghasil uang, dengan cara menggunakan sistem mining dan member harus menyewa mesin agar bisa berinvestasi melalui aplikasi ini, investasi akan disesuaikan dengan kurs dolar. Semula, keuntungan harian terus masuk ke akun member, serta dapat dicairkan kapan pun. Sungguh mudah memperoleh uang dalam jumlah besar. Sehingga, tiba-tiba saja sistem penghasil uang itu menjadi serbuan warga, khususnya mereka-mereka yang mempunyai modal.

Belakangan CSP Mine heboh karena member tak bisa lagi mencairkan dananya. Parahnya lagi, aplikasi ini juga tak dapat diakses dan admin yang selama ini terhubung dalam WAG, tiba-tiba loss contact. Konsultan yang semula meminta mereka menyetorkan dana juga ikut kabur dan tak bisa dihubungi. Modus yang digunakan dengan meminta member, agar menyetorkan sejumlah dana untuk pembelian mesin mining atau penambangan. Dengan menambang, member bisa mendapat uang.

Semula,  para member dapat melakukan proses penarikan atau withdraw, sehingga telah membangun kepercayaan dan para member semakin ramai. Setelah itu muncul berbagai penawaran, dengan menjanjikan keuntungan kembali hanya dalam tujuh hari. Misalnya, menyetor US$ 50 dan dalam tempo satu minggu berpenghasilan US$ 50.

“Saat ini member CSP Mine di Kabupaten Bireuen, mencapai ratusan orang dengan nilai investasi bervariasi. Jumlahnya, ratusan ribu hingga ratusan juta rupiah per orang,” ungkap salah seorang korban yang enggan dituliskan namanya.

Sumber itu mengaku, investasi ilegal itu telah merambah ke Bireuen sejak awal November ini. Karena semula hasilnya jelas, maka dia tertarik mengikuti langkah upline yang sukses memprospek dirinya. Lalu, setelah mengikuti program tersebut dan berhasil mendapatkan uang besar dengan sangat mudah, para member lantas menambah jumlah investasi mereka agar semakin besar keuntungannya.

Namun, sejak 12 November lalu tiba-tiba akun mereka error dan tak bisa menarik uang, tapi kala itu admin berkelit bahwa sedang terjadi gangguan tehnis. Keesokan harinya, kembali muncul alasan bank tutup hari Sabtu-Minggu. Para member terpaksa bersabar hingga hari Senin, namun tiba-tiba pada hari itu kerusakan sistem masih berlanjut dan pihak admin tidak bisa dihubungi lagi.

“Kami baru tersadar sebenarnya sudah masuk dalam perangkap penipu ini, pelaku melarikan diri dan menutup seluruh akses investasi kami, serta sukses membawa kabur uang para member,” jelas sumber itu dengan nada sedih.

Sementara sumber lainnya mengaku, setelah menyadari menjadi korban investasi bodong ini, mereka mencoba melacak keberadaan admin yang diduga berada di Bogor. Mereka akan segera melapor ke polisi, agar uangnya dapat dikembalikan dari tangan perampok itu. Para member ini, juga berencana meminta tanggung jawab upline yang memprospek mereka dengan bisnis investasi tersebut.

“Ada pula member yang berhutang ke orang lain, untuk menanamkan investasi agar dapat keuntungan besar dan cepat,” sebut sumber yang mengaku malu jika ditulis nama.(Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada
Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim
Kajari Jadi Pengiring Resepsi Pernikahan Ajudan
Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh
Staf Puskesmas Juli Respon Pemberitaan Dugaan Pungli
Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan
Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri
Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar

Berita Terkait

Kamis, 18 April 2024 - 15:29 WIB

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada

Rabu, 17 April 2024 - 21:54 WIB

Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim

Sabtu, 24 Februari 2024 - 17:01 WIB

Kajari Jadi Pengiring Resepsi Pernikahan Ajudan

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:15 WIB

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 8 November 2023 - 13:57 WIB

Staf Puskesmas Juli Respon Pemberitaan Dugaan Pungli

Rabu, 1 November 2023 - 15:55 WIB

Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan

Rabu, 25 Oktober 2023 - 17:14 WIB

Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri

Kamis, 7 September 2023 - 00:33 WIB

Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar

Berita Terbaru

illustrasi

HUKUM & KRIMINAL

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada

Kamis, 18 Apr 2024 - 15:29 WIB

Ilustrasi

HUKUM & KRIMINAL

Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim

Rabu, 17 Apr 2024 - 21:54 WIB

POLITIK

H Mukhlis Ajak Warga Rawat Persaudaraan

Senin, 15 Apr 2024 - 23:11 WIB

POLITIK

H Mukhlis Siap Wujudkan Harapan Rakyat

Jumat, 12 Apr 2024 - 21:43 WIB

NANGGROE

Pengcab Forki Gelar Buka Puasa Bersama

Sabtu, 6 Apr 2024 - 23:00 WIB