BIREUEN|METRO ACEH-Menyiasati efesiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat, Pemkab Bireuen terus berupaya melakukan berbagai terobosan, termasuk penyelamatan aset daerah sebagai sumber kontribusi PAD, untuk pembiayaan kegiatan pembangunan.
Bupati Bireuen, H Mukhlis ST bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang telah membentuk tim terpadu penyelamatan aset daerah, memiliki komitmen menuntaskan berbagai persoalan aset dan ditargetkan tahun 2025 ini, dapat terselesaikan.
Demikian disampaikan H Mukhlis saat temu pers di Pendopo Bupati Bireuen, Rabu (30/4) malam. Menurutnya, efesiensi anggaran TA 2025 menyebabkan transfer DAK berkurang Rp 54 miliar. Khususnya, untuk kebutuhan infrastruktur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Menyikapi kondisi ini, tentunya kita harus berupaya secara konsisten meningkatkan sumber PAD, termasuk dari pengelolaan aset yang baik dan memberi kontribusi ekonomi, untuk membiayai pembangunan,” ungkapnya.
Guna mencapai tujuan tersebut, Bupati dan seluruh unsur Forkopimda bertekad segera membenahi persoalan aset ini, diawali dari membentuk tim terpadu penyelamatan aset yang akan bertugas, menuntaskan masalah-masalah aset milik pemerintah daerah dari Samalanga hingga Gandapura.
“Insya Allah, tahun 2025 ini kami targetkan semua persoalan aset daerah dapat kita selesaikan sampai tuntas,” jelasnya.
H Mukhlis berharap, dengan pengelolaan aset yang baik, kelak dapat memberi dampak positif dalam peningkatan PAD. Sehingga, Kabupaten Bireuen semakin mapan, karena sumber penghasilan untuk pembangunan daerah sudah membaik. (Bahrul)






