BIREUEN|METRO ACEH-Tiga ruang kelas belajar (RKB) dan ruang guru di SD Negeri 2 Bireuen ludes terbakar, Sabtu (3/5) dini hari. Insiden itu, diduga akibat korsleting listrik dari salah satu ruangan hingga memantik api dan menjalar ke seluruh bangunan.
Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, peristiwa naas ini terjadi di kawasan Gampong Buket Teukuh, Kecamatan Kota Juang. Sekira pukul 02.25 WIB, api diketahui mulai berkobar membakar salah satu bangunan sekolah itu.
Warga yang melihat kejadian ini, langsung menghubungi tim pemadam kebakaran dan sempat berupaya menyelamatkan beberapa barang, namun karena api terus membesar akhirnya upaya itu tidak membuahkan hasil maksimal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT

Hingga armada Damkar yang mengerahkan empat unit mobil pemadam, tiba di lokasi dan langsung mengendalikan amukan si jago merah ini. Berkat kesigapan petugas, hanya berselang beberapa menit kemudian api berhasil dipadamkan.
Menurut saksi mata, peristiwa itu bermula dari salah satu ruangan. Kebetulan ada salah satu warga Gampong Sagoe, Kecamatan Peusangan yang melintas di depan sekolah ini, melihat seperti ada cahaya memerah dan berasap dari ruang bangunan.
Lantas, warga ini menggedor rumah milik penjaga sekolah, lalu menghubungi salah seorang koleganya yang bekerja di pemadam kebakaran,”Awalnya api masih terlihat dari salah satu ruangan, namun tiba-tiba saja membesar dan membakar semua bangunan gedung sekolah,” ungkap sumber media ini.
Menurutnya, selain ruang guru api membakar dua ruang kelas VI dan satu ruang kelas V. Hingga pagi hari, puluhan murid sekolah dan guru kaget mengetahui sekolah mereka telah dilahap api. Kemudian, para guru terlihat ikut membersihan puing-puing sisa kebakaran ini. (Bahrul)






