Satpol PP Ancam Kepung Kemenpan RB

- Publisher

Senin, 13 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua FK-BPPPN DPD Bireuen, Mulyadi bersama sejumlah personil Satpol PP berfoto di lobi kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen.

Ketua FK-BPPPN DPD Bireuen, Mulyadi bersama sejumlah personil Satpol PP berfoto di lobi kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen.

BIREUEN|METRO ACEH-Ribuan personil Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dari seluruh tanah air, mengancam “mengepung” kantor Kementrian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dalam pekan ini, apabila pemerintah tak segera mengangkat status kepegawaian mereka sesuai amanat Undang-undang.

Demikian dikemukakan oleh Ketua Forum Komunikasi Bantuan Pamong Praja Nusantara (FK-BPPPN) DPD Bireuen, Mulyadi M Amin kepada awak media ini, Senin (13/10). Menurutnya, sikap itu merupakan komitmen bersama dari para pengurus FK-BPPPN dari seluruh daerah di Indonesia.

Mulyadi atau akrab disapa Abeuk mengaku, pihaknya mendesak Kemenpan RB tidak lagi melanggar konstitusi, serta harus segera menjalankan aturan dan regulasi tentang pengangkatan Satpol PP, sesuai amanat UU No 23 tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, khususnya pasal 256 yang mengatur secara spesifik posisi Polisi Pamong Praja.

“Pemerintah melalui Kemenpan RB maupun Kemendagri, harus tegak lurus menjalankan konstitusi dan peraturan yang berlaku terkait pengangkatan Satpol PP di seluruh tanah air,” ungkap Mulyadi.

Dia mengaku, seluruh pengurus FK-BPPPN juga pernah diundang oleh Presiden Jokowi yang melakukan pertemuan bersama 6 ribu lebih personil Satpol PP, pada 7 September lalu di Sentul Internasional Convention Centre. Kala itu, presiden telah berjanji akan segera menindaklanjuti harapan puluhan ribu honorer Pol PP di Indonesia.

Namun, belakangan muncul pernyataan dari Plt Asisten Deputi Manajemen Talenta dan Peningkatan Kapasitas SDM Aparatur Kemenpan RB, Agus Yudi yang dinilai sangat melukai serta menyisakan rasa sakit hati bagi Satpol PP. Pasalnya, dalam pertemuan di Aula Marina Hotel, Kabupaten Asahan Sumatera Utara 10 November lalu, Agus Yudi bukannya memberi pencerahan terhadap para personil Pol PP, namun malah meminta agar seluruh Satpol PP Honorer ke Jakarta, untuk mengubah Undang-undang biar para Satpol PP diangkat jadi PNS.

“Statemen beliau sangat menyinggung kami, karena seolah-olah Kemenpan RB melepas tangan, terhadap apa yang sedang kami perjuangkan. Memangnya, apa kami punya kapasitas untuk mengubah undang-undang,” tandasnya dengan nada kesal.

Mulyadi mengaku, tak sepatutnya seorang pejabat negara mengemukakan pendapat yang menyudutkan puluhan ribu personil Satpol PP ini, karena dalam membuat dan menetapkan Keputusan Tata Usaha Negara (KTUN), seharusnya Kemenpan RB dapat mematuhi Azas-azas Umum Pemerintahan yang Baik (AUPB) yang diatur dalam Undang-undang No 30 tahun 2014 tentang penyelenggaraan Pemerintahan yang baik (Good Governance).

“Apabila dalam tiga hari ke depan Kemenpan RB tidak menindaklanjuti masalah ini, maka kami dari seluruh anggota dan pengurus FK-BPPPN di Indonesia, akan bergerak ke Jakarta dan menggelar aksi demonstrasi besar-besaran,” ancamnya. (Jems)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fakultas Teknik Umuslim dan SAPPK ITB Resmi Berkolaborasi
Kasek dan Guru Bireuen Terima Penghargaan Hardikda di SMAN 1 Kuala
PUPR Gelar Diskusi Publik Bahas RDTR Perkotaan Bireuen
Dilepas Simbolis Bupati, Petambak Ule Jangka Terima Bantuan 2 Juta Benur Vaname
Ratusan Mahasiswa Baru UIA Peusangan Ikuti PBAK
Guru MIN 53 Bireuen Dimintai “Uang Damai” Rp 20 Juta
Jembatan Baru Kutablang Dibuka Uji Coba 20 September
Kapolres Narasumber Pomaba UNIKI

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Fakultas Teknik Umuslim dan SAPPK ITB Resmi Berkolaborasi

Rabu, 2 September 2026 - 13:57 WIB

Kasek dan Guru Bireuen Terima Penghargaan Hardikda di SMAN 1 Kuala

Selasa, 1 September 2026 - 17:32 WIB

Dilepas Simbolis Bupati, Petambak Ule Jangka Terima Bantuan 2 Juta Benur Vaname

Selasa, 1 September 2026 - 16:50 WIB

Ratusan Mahasiswa Baru UIA Peusangan Ikuti PBAK

Selasa, 1 September 2026 - 14:56 WIB

Guru MIN 53 Bireuen Dimintai “Uang Damai” Rp 20 Juta

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Siswa SDN 4 Peusangan Dikunjungi Dirut PT Takabeya

Rabu, 2 Sep 2026 - 16:12 WIB

NANGGROE

Fakultas Teknik Umuslim dan SAPPK ITB Resmi Berkolaborasi

Rabu, 2 Sep 2026 - 16:11 WIB

Asisten III Setdakab Bireuen, Zamzami, SPd.,MM membuka seleksi Seleksi Beasiswa Thalabah Hafiz Alquran di gelar Dinas Pendidikan Dayah, Selasa (1/9) pagi.

NASIONAL

485 Santri Ikuti Seleksi Beasiswa Thalabah Hafiz Alquran

Selasa, 1 Sep 2026 - 17:59 WIB