BIREUEN|METRO ACEH – Guna memberi bekal pengetahuan, Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,SPsi.,MIK menjadi narasumber kegiatan Pekan Orientasi Mahasiswa Baru (POMABA) Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI), Sabtu (29/8) pagi.
Kapolres dalam papara materi mengusung tema “Membangun Generasi UNIKI yang Profesional, Unggul, Islami, Adaptif, dan Berdampak untuk Aceh Maju Menuju Indonesia Emas 2045,” menyampaikan.
Mahasiswa memiliki peran strategis sebagai generasi penerus bangsa, diharapkan mampu menjadi sumber daya manusia berkualitas serta memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.
“Mahasiswa bukan hanya dituntut memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki karakter, integritas, kedisiplinan dan kepedulian sosial. Jadilah generasi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai agama dan budaya,” jelasnya.
AKBP Yulhendri juga mengajak mahasiswa baru UNIKI untuk memanfaatkan masa pendidikan di perguruan tinggi sebagai kesempatan dalam mengembangkan potensi, meningkatkan wawasan dan keterampilan, serta membangun karakter yang kuat.
Kapolres mengingatkan agar mahasiswa tidak terjerumus dalam berbagai perilaku negatif dapat merusak masa depan, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, pergaulan bebas, kekerasan/bullying, aksi tawuran, aktivitas lainnya yang bertentangan dengan hukum.
“Jaga diri, jaga nama baik keluarga dan almamater, Gunakan media sosial secara bijak, jangan mudah terpengaruh informasi belum tentu benar. Jadikan teknologi sebagai sarana untuk belajar, berkarya dan menghasilkan sesuatu yang positif,” imbuanya.
Kapolres Bireuen mendorong mahasiswa agar menjadi bagian dari solusi dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, menjaga Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan mahasiswa.
“Mahasiswa adalah mitra strategis kepolisian. Mari bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban dan persatuan. Sampaikan kepada kami apabila menemukan hal-hal yang dapat mengganggu Kamtibmas,” ungkapnya.
Melalui kegiatan POMABA tersebut, Kapolres berharap mahasiswa baru UNIKI dapat memulai perjalanan pendidikan tinggi dengan semangat, disiplin dan tekad untuk menjadi generasi yang profesional, unggul, berkarakter Islami, adaptif serta mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
“Harapan kita, mahasiswa UNIKI nantinya tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan Aceh dan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Kapolres Bireuen.
Kapolres Bireuen juga mengajak mahasiswa untuk berkontribusi menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas, cegah narkoba, menjadi agen anti hoax, menjaga toleransi, bijak bermedia sosial, dan aktif dalam kegiatan sosial. (Rahmat Hidayat).






