Rutan Takengon Bobol, 11 Tahanan Kabur

- Administrator

Kamis, 21 Februari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAKENGON|METRO ACEH-Sedikitnya 11 penghuni rumah tahanan (Rutan) Kelas II B Takengon, dikabarkan melarikan diri usai menjebol plafon, Kamis (21/2) dini hari.

Para tahanan yang kabur dari Rutan Kelas II B Takengon, Kamis (21/2) dini hari.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh tadi siang menyebutkan, dari seluruh penghuni Rutan yang berhasil kabur itu, dua diantaranya masih berstatus tahanan titipan, sedangkan sembilan lainnya merupakan narapidana berbagai kasus kriminalitas.

Kepala Rutan Kelas II B Takengon, Sugianto kepada awak media mengaku, para tahanan kabur sekitar pukul 03.00 wib tadi malam. Tujuh diantaranya terjerat kasus narkoba, tiga perkara pencabulan dan satu kasus pembunuhan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Para tahanan yang kabur dari Rutan Kelas II B Takengon, Kamis (21/2) dini hari.

“Mereka kabur dengan cara menjebol plafon, lalu turun ke ruang bendahara dan langsung kabur. Saat kejadian itu, petugas piket sedang melaksanakan patroli, menjelang pagi hari,” jelas Sugianto.

Para tahanan yang kabur dari Rutan Kelas II B Takengon, Kamis (21/2) dini hari.

Dia menyebutkan, 11 tahanan yang kabur yakni Nurman Bin M. Yusuf (41) warga Sawang, Aceh Utara. Supri Arianto Bin Kamaluddin (23) warga Damaran Baru, Timang Gajah, Bener Meriah. Ewin AG Bin M. Nasir (40) warga Blang Kolak Asli, Bebesen. Yusriadi Bin Zainuddin (38) warga Paya Jeget, Pegasing. Zuhri Bin Jamil (37) warga Bale, Lut Tawar. Sukri Agus Bin M. Thaib (51) warga Boom, Lut Tawar, serta Suardi alias Adi Andong (34) warga Kuala Bengi, Bebesen. Ketujuhnya tersangkut kasus narkoba.

Para tahanan yang kabur dari Rutan Kelas II B Takengon, Kamis (21/2) dini hari.

Selain itu, perkara pencabulan yaitu Kaslanto Bin Sumawardi (23) warga Mekar Jadi, Kute Panang, Aceh Tengah. Ikhwansyah Bin Ariskana (20) warga Bener Kelipah, Bener Meriah, serta Dedi Setiawan Bin Bardan (28) warga Bukit Tempurung, Tanjung Rambut Aceh Tamiang yang terjerat kasus perlindungan anak dan pencurian dengan kekerasan.

Para tahanan yang kabur dari Rutan Kelas II B Takengon, Kamis (21/2) dini hari.

Terakhir, Pauzi Bin Hamzah (23) warga Musara Pakar, Pintu Rime Gayo, Bener Meriah yang tersandung kasus pembunuhan. Sugianto menerangkan, Rutan Kelas II B Takengon ini, memiliki kapasitas 111 orang, namun penghuni saat ini tercatat berjumlah 469 orang.(Arsadi Laksamana)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen
Tiga Remaja Diduga Jadi Pelaku Tewasnya Dua Pelajar di Peudada
Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah
Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Dicambuk 17 Kali
Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diciduk Polisi
Si Weuk, Pembunuh Berdarah Dingin Diseret Ke Meja Hijau
Hakim “Kembalikan” Harta Ratu Narkoba
Warga Tanjong Beuridi Ditemukan Terbunuh

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:06 WIB

Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen

Jumat, 24 April 2026 - 20:00 WIB

Tiga Remaja Diduga Jadi Pelaku Tewasnya Dua Pelajar di Peudada

Jumat, 17 April 2026 - 17:09 WIB

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Rabu, 15 April 2026 - 19:43 WIB

Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Dicambuk 17 Kali

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:50 WIB

Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diciduk Polisi

Berita Terbaru

Plt Kepala SMAN 1 Bireuen, Zulfikri, SAg.,MM.

PENDIDIKAN

SMAN 1 Bireuen Rangking Satu Top 10 Lulus SNBT Se-Aceh

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:07 WIB

Daging kurban dibagikan kepada warga di kampus UNIKI Bireuen, Kamis (28/5) pagi.

NANGGROE

UNIKI Sembelih 8 Hewan Qurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:56 WIB

Ketua K2M MI Bireuen, Mudassir, SAg MAg.

NANGGROE

24 MIN di Bireuen Sembelih 70 Hewan Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:32 WIB