BIREUEN|METRO ACEH – Warga Gampong Cot Bada, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, spontan panik dan bergerak cepat membantu penanganan bangunan dapur masak atau sale kelapa cungkil/kopra tiba-tiba terbakar akibat korslet listrik, Rabu (29/7) malam.
Data dihimpun Metro Aceh dilokasi usaha kopra terbakar berada di Dusun Jeumpa Mirah, Gampong Cot Bada tersebut miliknya Azmi (55) pekerjaan jualan.
Menerima informasi terjadinya kebakaran tersebut Badan Pengelola Bencana Daerah (BPBD) Bireuen secepatnya mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran dari Pos Induk Kota Bireuen guna untuk membantu pemadaman api sampai padam total.
Azmi kepada Metro Aceh menjelaskan saat kejadian kondisi api untuk memasak atau sale kelapa cungkil menjadi kopra itu sudah dipadamkan. Tiba-tiba muncul api dari koslet cok listrik dibangunan dapur itu.
Melihat dapur kontruksi kayu itu terbakar, lalu korban dibantu oleh sejumlah warga datang membantu menyiram kobaran api tetapi air sumur habis sebab kondisi saat ini sumur lagi kurang airnya.
Warga juga langsung meminta bantuan kepada petugas pemadam mencegah kebakaran meluas yang berjarak 10 meter dari rumah utama miliknya.
Ia juga menjelaskan usaha itu baru dirintis dan dalam masa percobaan baru satu bulan, pekerja 15 laki-laki dan tujuh perempuan. Meski baru sudah produksi kopra dan empat kali penjualan.
Saat kejadian dalam dapur itu ada 2 ton bahan baku kopra dan akibat kebakaran itu kondisi ada yang sudah hangus tidak bisa dipakai lagi.
Harga kopra dijual Rp 11.000/kg dan harga batok kelapa sudah dijadikan arang Rp 9.000/kg, dijual kepada penampungnya di wilayah Bireuen. Bahan baku kelapa dibeli di perkampungan, jelas Azmi. (Rahmat Hidayat)






