oleh

Program GeuBAI Diharapkan Dapat Tingkatkan Angka Imunisasi Anak di Sabang

Sabang | Metro Aceh – Pj. Ketua TP-PKK Kota Sabang Kamelia Nasri mengharapkan program GeuBAI (Gerakan Ba Aneuk Imunisasi) dapat meningkatkan angka imunisasi anak di Kota Sabang.

Harapan ini disampaikan Kamelia Nasri ketika membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Kader Posyandu yang merupakan salah satu kegiatan dari program GeuBAI, bertempat di Aula Lantai I Kantor Wali Kota Sabang, Selasa (15/11).

“Saya berharap, dengan upaya bersama masyarakat, kader, tenaga kesehatan dan juga kami dari TP-PKK Kota Sabang, angka imunisasi di Kota Sabang akan meningkat,” harap Kamelia.

Program GeuBAI Diharapkan Dapat Tingkatkan Angka Imunisasi Anak di Sabang

Dia mengatakan, Program GeuBAI sendiri merupakan sebuah gerakan kesadaran yang diinisiasi oleh Yayasan Darah Untuk Aceh (YADUA) bekerjasama dengan UNICEF dan di dukung oleh Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA), untuk meningkatkan cakupan imunisasi pada anak-anak di Aceh.

“Dengan kerjasama UNICEF, YADUA, dan HUDA, kami dari TP-PKK Kota Sabang sangat mendukung segala upaya dalam meningkatkan imunisasi anak, demi masyarakat dan generasi penerus Sabang yang sehat serta memiliki tingkat kecerdasan yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Dokter Anak yang juga merupakan perwakilan UNICEF Dr. Dita Ramadona menjelaskan imunisasi merupakan salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kekebalan pada tubuh anak dan mencegah dari penyakit seperti polio, campak, Hepatitis B dan lainnya.

Lanjutnya, Pemberian imunisasi didukung sistem pelayanan kesehatan berbasis masyarakat, seperti pelayanan di posyandu yang dilakukan secara rutin oleh tenaga kesehatan terutama bidan desa yang dibantu oleh kader-kader posyandu.

“Dengan kegiatan ini, para kader dapat membantu mengajak masyarakat untuk lebih peduli dan sadar manfaat imunisasi, sehingga angka imunisasi kota Sabang akan semakin meningkat,” tambahnya.

Kegiatan ini diikuti sebanyak 38 peserta yang terdiri dari kader PKK gampong, ketua organisasi wanita dan masyarakat, serta tiga peserta yang berasal dari Dinas Kesehatan & KB Kota Sabang. (Red)

Komentar