BIREUEN|METRO ACEH-Insiden kecelakaan lalulintas (Lakalantas) di ruas jalan negara kembali merenggut korban jiwa. Seorang pelajar yang sedang berjalan kaki dan pengendara sepeda motor Honda Beat, tewas diseruduk mobil sedan di kawasan Kecamatan Peudada, Jum’at (25/4) pagi.
Peristiwa tabrakan beruntun tersebut, tepat di depan SDN 4 Peudada, menyebabkan dua orang meregang nyawa dan satu orang lainnya mengalami luka ringan. Tiga kendaraan yang terlibat kecelakaan itu, kini diamankan petugas Satlantas Polres Bireuen guna kepentingan penyidikan.
Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, penyebab kejadian naas ini bermula saat mobil Honda City T 1271 MR dikemudikan oleh Armia (28) warga Blang Tingkeum, Kecamatan Kota Juang sedang meluncur dari arah Banda Aceh (barat) sekitar pukul 07.30 WIB, saat tiba di TKP supir diduga mengantuk hilang kendali ke bahu kiri jalan, lalu menyeruduk Honda Beat BL 5244 KAD yang dikendarai Jumiati (29) dan memboncengi Aliya Syakila (9) warga Gampong Mulia, Kecamatan Peudada.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Kemudian mobil sedan itu, juga menabrak Honda Supra Fit (tanpa nopol) yang sedang dikendarai Rahmatun Nisa (28) warga Desa Padang Kasab, Peudada lalu menyeruduk Muhammad Faisal Alfarizy (12) warga Gampong Blang Beururu Peudada yang berjalan kaki di sekitar lokasi itu.
Sejumlah sumber media ini menuturkan, dua korban meninggal dunia yakni Jumiati dan Muhammad Faisal, meski warga membantu proses evakuasi ke puskesmas terdekat, serta tim medis sudah berupaya keras tetapi takdir berkata lain, kedua korban ini akhirnya menghembuskan nafas terakhir.
Kapolres Bireuen, AKBP Tuschad Cipta Herdani SIK M.Med.Kom melalui Kasat Lantas, Iptu Aditia Hadamto SIK saat dihubungi via selulernya, membenarkan peristiwa tersebut dan mengaku pihaknya kini sudah menangani proses hukum insiden kecelakaan lalulintas itu.
“Saat ini pengendara mobil sedan masih menjalani pemeriksaan,” jelasnya.
Aditia mengimbau, bagi para pengendara di jalan raya, agar selalu berhati-hati serta tetap waspada dalam berkendara dan senantiasa beristirahat, jika merasa lelah ataupun mengantuk. (Bahrul)






