Pemko Sabang Ajak Semua Pihak Kuatkan Sinergitas Cegah Konflik Sosial

- Administrator

Minggu, 30 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sabang | Metro Aceh – Untuk menjamin terciptanya kondisi sosial, hukum dan keamanan yang kondusif, guna mendukung kelancaran pembangunan, diperlukan sinergitas dari seluruh pihak dalam mencegah konflik sosial di Kota Sabang.

“Meskipun Sabang cenderung kondusif, kewaspadaan tetap harus kita kedepankan, mengingat konflik bisa terjadi tanpa di duga. Untuk itu Kami berharap kepada semua pihak, untuk memperkuat sinergitas demi mencegah terjadinya konflik sosial, terutama menjelang Pemilu 2024 nanti” kata Asisten Administrasi Umum Sekda Kota Sabang, Rinaldi Syahputra SE MT.

Hal tersebut disampaikannya ketika membuka rapat koordinasi tim terpadu penanganan konflik sosial Kota Sabang tahun 2022 yang diselenggarakan Badan Kesbangpol Kota Sabang, bertempat di Aula Lantai IV Kantor Wali Kota Sabang, Selasa (6/9).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Seluruh unsur aparatur pemerintah daerah dan instansi terkait yang tergabung dalam Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Kota Sabang, semoga berperan aktif dalam mengantisipasi berbagai gangguan serta ancaman yang dapat memicu terjadinya konflik. Diperlukan koordinasi, keterpaduan, dan sinergitas dari kita semua untuk menangani hal ini,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Sabang T. Ramli Angkasa, Se.,M.Si,Ak, yang menyebutkan peran dan sinergitas semua pihak saat ini sangat penting dalam mencegah dan menyelesaikan konflik sosial.

Menurutnya, baik Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial di Kota Sabang dan pihak lainnya harus terus meningkatkan koordinasi dan konsultasi untuk sama-sama mengatasi hal tersebut.

“Kami sangat mengapresiasi seluruh pihak yang sejauh ini sudah membantu menyelesaikan konflik sosial yang terjadi di Kota Sabang. Terutama pada instansi yang memiliki program penyelesaian masalah, yang bisa Kita terapkan sebagai model untuk penanganan masalah kedepannya. Seperti yang dilakukan oleh Kejari Sabang dengan Gampong Restorative Justice, BNNK Sabang dengan Desa bersinar dan Polres Sabang dengan Kampung tangguhnya,” tambahnya. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bupati Buka Rakor GTRA 2026
Alat Praktik Rusak Terendam Banjir, SMKN 1 Peusangan Hanya Belajar Teori
Besok, 212 Enumerator Mulai Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir
Tim LAMDIK Selesai Asesmen Lapangan Prodi Pendidikan Bahasa Arab UIA Bireuen
Bupati Sahuti Kritik dan Saran GeRAK
84 Peserta Paskibraka Ikut Seleksi di Kampus UNIKI
Bupati Serahkan Ambulance Untuk Tiga Puskesmas Teredam Banjir
Bupati Bireuen Serahkan Dana Stimulan dan Uang Perabotan Bagi 4.759 KK

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 17:16 WIB

Bupati Buka Rakor GTRA 2026

Rabu, 22 April 2026 - 17:10 WIB

Alat Praktik Rusak Terendam Banjir, SMKN 1 Peusangan Hanya Belajar Teori

Rabu, 22 April 2026 - 17:08 WIB

Besok, 212 Enumerator Mulai Verifikasi 26.741 KK Korban Banjir

Rabu, 22 April 2026 - 17:06 WIB

Tim LAMDIK Selesai Asesmen Lapangan Prodi Pendidikan Bahasa Arab UIA Bireuen

Senin, 20 April 2026 - 18:22 WIB

84 Peserta Paskibraka Ikut Seleksi di Kampus UNIKI

Berita Terbaru

NANGGROE

Bupati Buka Rakor GTRA 2026

Rabu, 22 Apr 2026 - 17:16 WIB

Uncategorized

Muscab PPP Bireuen Momentum Kebangkitan Perjuangan Bersama Rakyat

Rabu, 22 Apr 2026 - 17:12 WIB