Pemerintah Alihkan Subsidi BBM Jadi Bansos

- Administrator

Senin, 5 September 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Taicing: Pemerintah mengalihkan subsidi BBM jadi dana bansos untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Untuk meningkatkan daya beli masyarakat, pemerintahmengalihkan subsidi BBM menjadi dana bantuan sosial(bansos). Dengan cara ini, maka penyaluran subsidi akan lebihtepat sasaran karena diterima langsung oleh kelompokmasyarakat rentan miskin.

Bantuan diberikan dalam tiga skema dengan total dana subsidiRp24,17 triliun. Skema pertama, Bantuan Langsung Tunai(BLT) sebesar Rp12,4 triliun. Bantuan ini akan diberikan kepada20,65 juta keluarga penerima manfaat. Masing-masing akanmenerima Rp600 ribu yang dibagi dalam dua termin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Skema kedua ada Bantuan Subsidi Upah (BSU) yang rencananya akan diberikan kepada 16 juta pekerja. Syaratpenerima adalah pekerja dengan gaji Rp3,5 juta per bulannya. Masing-masing akan mendapatkan bantuan dana senilai Rp600 ribu. Total nilai bantuan BSU sebesar Rp9,6 triliun.

Ketiga, dana bantuan subsidi pemerintah melalui anggarandaerah dari pos Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana AlokasiUmum (DAU) senilai 2 persen. Bantuan ini akan ditujukanuntuk sektor transportasi umum, ojek, nelayan, juga jenisbantuan lainnya disesuaikan dengan kebutuhan daerah. Total bantuan ini mencapai Rp2,17 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan, pengalihan subsidiBBM menjadi Bansos tersebut bertujuan untuk meningkatkandaya beli masyarakat di tengah tekanan kenaikan harga bahan-bahan pokok. Tujuan lebih lanjutnya untuk mengurangi angkakemiskinan.

Bansos sudah dimulai diberikan kepada penerima sejak Rabu (31/8) kemarin. Kucuran bantuan akan bertahap dilakukansampai akhir Desember 2022. (KataData)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pelaksanaan program pemerintah : ex nihilo nihil fit dan amor vincit onia
Keamanan Energi Indonesia Terjaga, Peluang Resesi Tidak Terlihat
MBG : Solusi cerdas dan patriotis mempersiapkan generasi tangguh masa depan
Memprediksi berakhirnya perang Iran vs Amerika Serikat dan Israel
Sering di Bilang Nakal? Bisa Jadi Anak Anda Perlu Pemahaman, Bukan Hukuman
Bireuen Kota Santri: Menggali Potensi Ekonomi Berbasis Syariah
Dirjenpas Menolak Fraud, Langkah Maju Untuk Reformasi Pemasyarakatan
Alpajuli Darat Kumandangkan Persatuan Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 21:15 WIB

Pelaksanaan program pemerintah : ex nihilo nihil fit dan amor vincit onia

Jumat, 27 Maret 2026 - 18:47 WIB

Keamanan Energi Indonesia Terjaga, Peluang Resesi Tidak Terlihat

Kamis, 26 Maret 2026 - 18:10 WIB

MBG : Solusi cerdas dan patriotis mempersiapkan generasi tangguh masa depan

Kamis, 26 Maret 2026 - 17:43 WIB

Memprediksi berakhirnya perang Iran vs Amerika Serikat dan Israel

Senin, 14 April 2025 - 18:33 WIB

Sering di Bilang Nakal? Bisa Jadi Anak Anda Perlu Pemahaman, Bukan Hukuman

Berita Terbaru

Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Gampong Kuala Raja, Kecamatan Kuala, Kabupaten Bireuen telah memiliki pabrik es portabel, gudang beku portabel dan ragam bangunan lainnya, Sabtu (11/4) pagi.

NANGGROE

Proyek Kampung Nelayan Belum PHO

Sabtu, 11 Apr 2026 - 19:02 WIB