Pemkab Bireuen Ingatkan Korban Banjir Tak Terkecoh Tiktok King Bireuen

- Publisher

Jumat, 15 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli bersama mantan Kalaksa BPBD Bireuen, Doli Mardian di jembatan Awe Geutah

Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli bersama mantan Kalaksa BPBD Bireuen, Doli Mardian di jembatan Awe Geutah

BIREUEN|METRO ACEH-Munculnya isu hoax yang menayangkan data korban banjir hasil verifikasi Tahap II, melalui akun tiktok tidak jelas. Mendapat respon serius Pemerintah Kabupaten Bireuen, dengan pernyataan yang mengingatkan penyintas banjir tak terkecoh, karena secara resmi diumumkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).

Hal ini disampaikan Juru Bicara Pemkab Bireuen, Muhajir Juli melalui siaran pers resmi yang diterima media ini, Jum’at (15/5) malam. Menurutnya, akhir-akhir ini muncul akun tiktok King Bireuen yang mengepos data daftar nama dan alamat korban banjir, lengkap dengan status hasil ferivikasi.

“Perlu kami sampaikan bahwa data yang diposkan atau ditayangkan akun Tiktok King Bireuen (@king_jalananasean69) telah menimbulkan kebingungan dan meresahkan masyarakat. Sebagian penyintas banjir, menganggap bahwa data yang ditampilkan akun tersebut merupakan hasil akhir verifikai tahap II yang dilakukan beberapa waktu lalu. Kami tegaskan, bahwa postingan akun itu tidak benar karena yang resmi diumumkan oleh BPBD,” jelas Muhajir melalui siaran pers.

Ditambahkannya, akibat isu ini bukan hanya membingungkan para penyintas banjir, tapi para kepala desa juga dibuat bingung, karena setelah menonton akun tersebut, mereka bertanya perihal hasil verifikasi kepada keuchik. Bahkan sebagian ada yang marah mengapa hasil yang diumumkan melalui akun ini tak sesuai fakta di lapangan.

“Kami tegaskan, data yang disebarkan oleh King Bireuen bukanlah hasil verifikasi tahap II. Data tersebut tidak bisa dijadikan rujukan siapapun dan untuk kebutuhan apa pun,” tulis Muhajir.

Dia meminta admin akun itu menghentikan aktivitasnya yang menebar provokasi, karena telah menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, serta para kepala desa pusing tujuh keliling akibat banyaknya masyarakat bertanya tentang hasil verifikasi berdasarkan informasi yang disampaikan akun tersebut.

Selain itu aktivitasnya menyebarkan data ini, telah menyebabkan data personal seperti nama, alamat, nomor KK dan NIK terpapar di ruang maya. Perbuatan tersebut melanggar Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 Perubahan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2006 tentang Sistem Administrasi Kependudukan (Sisminduk), dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Selain melanggar UU, data pribadi terpapar di ruang maya, berpotensi disalahgunakan penjahat dunia siber, digunakan mengambil pinjaman online di fintech, dapat digunakan untuk membeli sesuatu barang secara online, dan bahkan bisa digunakan untuk membobol akun perbankan, atau kejahatan-kejahatan dunia maya lainnya.

Muhajir memastikan, data hasil verifikasi tahap II sampai saat ini masih berproses di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bireuen.Sedang dilakukan proses input di bawah pengawasan BNPB.

Pengumuman hasil verifikasi dan validasi tahap II akan disampaikan secara resmi oleh BPBD, setelah proses secara keseluruhan selesai dilakukan. Penyampaian informasi hasil verifikasi dan validasi akan dilakukan resmi oleh BPBD. Dokumennya juga akan disampaikan kepada para camat selaku penanggung jawab kecamatan, dan kemudian diserahkan kepada kepala desa masing-masing, supaya ditempelkan di kantor desa, atau di lokasi lain yang mudah diakses oleh warga. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diserah Bupati dan Kepala OJK, 1.000 Siswa Bireuen Terima Rekening BAS, BSI dan Asuransi Kecelakaan Diri
Pisah Sambut Ketua Pengadilan, Bupati Harap Terus Beri Pelayanan Secara Adil
Kapolres Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Polisi Mewujudkan Kamtibmas
Maulid Akbar Samalanga, 447 Anak Yatim Terima Santunan
Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Kantor Kemenhaj
Ulama, Pejabat Bersama Ribuan Santri Doa Bersama Peringati HAUL Ke II Tusop Jeunieb
Peringati Maulid Nabi Camat Pandrah Santuni Puluhan Anak Yatim
Waled Ibrahim Pimpinan Baru Dayah Darul Falah Jeunieb, Ini Pesan Bupati

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Diserah Bupati dan Kepala OJK, 1.000 Siswa Bireuen Terima Rekening BAS, BSI dan Asuransi Kecelakaan Diri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Pisah Sambut Ketua Pengadilan, Bupati Harap Terus Beri Pelayanan Secara Adil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Maulid Akbar Samalanga, 447 Anak Yatim Terima Santunan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Kantor Kemenhaj

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Ulama, Pejabat Bersama Ribuan Santri Doa Bersama Peringati HAUL Ke II Tusop Jeunieb

Berita Terbaru

Rektor UIA Paya Lipah Peusangan, Dr Nazaruddin, MA menghadiri kegiatan Koordinasi dan Tinjauan Sistem Penjaminan Mutu bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI di Surabaya.

PENDIDIKAN

UIA Peusangan Masuk 30 PTKIS Pendampingan Akreditasi Unggul

Kamis, 27 Agu 2026 - 20:24 WIB

Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, SH.,MM sedang menyampaikan sambutan, Rabu (26/8) pagi.

PENDIDIKAN

20 Pengurus Dayah Ikuti Pelatihan Manajemen Pendidikan Dayah

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:23 WIB