Dilanda Banjir Rhob, 22 KK Warga Alue Kuta Jangka Terkurung Jalan Putus

- Publisher

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalaksa BPBD Bireuen, Marwan ST MT dan Muspika Jangka didampingi Keuchik Alue Kuta Habibullah dan warga melihat kerusakan dampak luapan air pasang purnama, Sabtu (16/5) siang

Kalaksa BPBD Bireuen, Marwan ST MT dan Muspika Jangka didampingi Keuchik Alue Kuta Habibullah dan warga melihat kerusakan dampak luapan air pasang purnama, Sabtu (16/5) siang

BIREUEN|METRO ACEH-Masyarakat di Dusun Berawang dan Matang Pasi, Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, hingga tiga hari ke depan dilanda keresahan, rumah mereka terendam banjir dan telah terkurung akibat jalan utama putus diterjang banjir rhop atau luapan air laut pasang purnama, Sabtu (16/5) pagi.

Memperbaiki dampak kerusakan yang terjadi, Pemkab Bireuen dan pihak berwenang agar dapat menangani kerusakan badan jalan dan tanggul ditepi pantai telah patah agar dapat dibangun tanggul permanen sehingga luapan air laut tidak lagi masuk ke pemukiman masyarakat pesisir itu.

Harapan itu disampaikan Keuchik Alue Kuta Jangka, Habibullah didampingi Kapolsek Jangka Ipda Ifhdal dan Danramil Jangka Lettu Inf Veri Yanto dan Kepala Pelaksana BPBD Bireuen, Marwan, ST MT dan perangkat gampong setempat, Sabtu (16/5) saat meninjau lokasi kejadian.

Dijelaskan keuchik, air pasang laut atau pasang purnama terjadi pagi tadi pukul 08.00 WIB s.d.09.00 WIB. Ekses luapan air seratus meter tanggul tepi pantai putus dan luapan air masuk ke pemukiman masyarakat.

Akibatnya juga badan jalan menuju ke rumah warga putus dengan luapan bervariasi di empat lokasi membuat 22 kepala keluarga di Dusun Matang Pasi terkurung tidak bisa keluar, sedang 19 kepala keluarga di Dusun Berawang rumahnya terendam banjir.

“Luapan air pasang purnama ini masih terus terjadi sampai tiga hari ke depan dengan waktunya sesuai naiknya air pasang laut, masyarakat masih merasa was-was,” ujarnya bersama warga dilokasi.

Keuchik Habibullah mengharapkan kepada Pemkab Bireuen untuk dapat menangani kerusakan jalan tersebut dan membangun tanggul pengaman ditepi pantai sehingga luapan air laut tidak masuk lagi ke pemukiman masyarakat yang beberapa bulan lalu juga rusak parah diterjang banjir bandang, harapnya.

Kapolsek Jangka, Ipda Ifhdal ditanyai Metro Aceh dilokasi mengatakan saat mendapat informasi terjadi banjir rhop itu, dirinya bersama sejumlah anggota langsung ke lokasi dan melihat secara dekat dampak kerusakan yang terjadi.

Kami mengharapkan kepada Pemda untuk dapat segera menangani dampak kerusakan ekses banjir ini dan dipinggir pantai tidak ada tanggul pengamannya. Pasca Banjir bandang masyarakat membuat tanggul dari pasir tetapi tidak mampu bertahan dan air laut meluap masuk ke pemukiman.

Kapolsek juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dengan kondisi saat ini, apalagi ada 22 rumah terdampak akibat jalan putus dan tidak bisa dilewati lagi menuju ke pusat gampong, imbaunya.

Sementara itu Kalaksa BPBD Bireuen, Marwan ST MT kepada Metro Aceh saat meninjau lokasi mengatakan untuk penanganan darurat kerusakan jalan dampak banjir rhop itu dapat ditangani pihaknya.

Namun penanganan belum dapat dilakukan saat ini dikarenakan kondisi luapan air laut pasang purnama diperkirakan masih terjadi sampai beberapa hari ke depan, apabila ditangani saat ini dikhawatirkan rusak lagi.

“Setelah airnya surut baru bisa kita tangani tanggap darurat supaya 22 KK yang tidak bisa keluar karena jalan putus dapat kembali melintas dan selanjutnya butuh penanganan permanen. Kalau untuk penanganan tanggul permanen ditepi pantai, kita usulkan ke dinas teknis lainnya,” jelas Kalaksa BPBD. (Rahmat Hidayat).

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diserah Bupati dan Kepala OJK, 1.000 Siswa Bireuen Terima Rekening BAS, BSI dan Asuransi Kecelakaan Diri
Pisah Sambut Ketua Pengadilan, Bupati Harap Terus Beri Pelayanan Secara Adil
Kapolres Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Polisi Mewujudkan Kamtibmas
Maulid Akbar Samalanga, 447 Anak Yatim Terima Santunan
Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Kantor Kemenhaj
Ulama, Pejabat Bersama Ribuan Santri Doa Bersama Peringati HAUL Ke II Tusop Jeunieb
Peringati Maulid Nabi Camat Pandrah Santuni Puluhan Anak Yatim
Waled Ibrahim Pimpinan Baru Dayah Darul Falah Jeunieb, Ini Pesan Bupati

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:17 WIB

Diserah Bupati dan Kepala OJK, 1.000 Siswa Bireuen Terima Rekening BAS, BSI dan Asuransi Kecelakaan Diri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:16 WIB

Pisah Sambut Ketua Pengadilan, Bupati Harap Terus Beri Pelayanan Secara Adil

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:08 WIB

Maulid Akbar Samalanga, 447 Anak Yatim Terima Santunan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:07 WIB

Pemkab Bireuen Hibah Tanah untuk Kantor Kemenhaj

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:37 WIB

Ulama, Pejabat Bersama Ribuan Santri Doa Bersama Peringati HAUL Ke II Tusop Jeunieb

Berita Terbaru

Rektor UIA Paya Lipah Peusangan, Dr Nazaruddin, MA menghadiri kegiatan Koordinasi dan Tinjauan Sistem Penjaminan Mutu bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI di Surabaya.

PENDIDIKAN

UIA Peusangan Masuk 30 PTKIS Pendampingan Akreditasi Unggul

Kamis, 27 Agu 2026 - 20:24 WIB

Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, SH.,MM sedang menyampaikan sambutan, Rabu (26/8) pagi.

PENDIDIKAN

20 Pengurus Dayah Ikuti Pelatihan Manajemen Pendidikan Dayah

Rabu, 26 Agu 2026 - 13:23 WIB