Lomba Tradisional Hibur Wisatawan di Arena SMF 2023

- Publisher

Rabu, 21 Juni 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peserta lomba SMF 2023 menjadi perhatian warga dan wisatawan

Peserta lomba SMF 2023 menjadi perhatian warga dan wisatawan

SABANG|METRO ACEH-Sebanyak tujuh peserta ikut merajut jaring atau kerap dikenal dengan cop pukat racing. Lomba ini merupakan salah satu rangkaian pelaksanaan Sabang Marine Festival (SMF) 2023, yang digelar di Tugu Merah Putih, Sabang, Sabtu (18/3) sore.
Cop pukat merupakan salah satu aktivitas masyarakat nelayan dan digunakan sebagai alat mencari ikan di laut. Bagi masyarakat Sabang, cop pukat sudah menjadi kebiasaan saat tidak melaut.

Dalam cop pukat tersebut, pihak panitia memberikan benang dan jarum sebagai media untuk menjahit dan para peserta yang notabenenya bapak-bapak itu kemudian mulai membuat pola dari benang tersebut.

Setelah itu, pola yang telah dibuat tadi langsung dirangkai dengan gerakan cepat. Tampak tangan-tangan peserta ini sangat telaten meliuk-liukkan jarum diantara ruang-ruang benang.

Peserta lomba SMF 2023 menjadi perhatian warga dan wisatawan
Peserta lomba SMF 2023 menjadi perhatian warga dan wisatawan

Selain lomba cop pukat, pada hari yang sama juga digelar lomba pawang gurita dan diikuti oleh sejumlah peserta baik lokal maupun luar Aceh. Pada lomba ini, peserta diadu untuk menangkap gurita yang telah disediakan dalam kolam aqurium, kemudian peserta diminta untuk menangkap gurita secara cepat dalam dua menit.

Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi, menjelaskan bahwa lomba tangkap gurita dengan tangan kosong ini dibuat untuk mempromosikan kekayaan bahari Kota Sabang yaitu gurita yang juga menjadi salah satu ikon kuliner khas, sate gurita.

Reza Fahlevi menyampaikan, di Kota Sabang, gurita merupakan komoditas laut yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Selain itu, gurita merupakan sumber penghasilan masyarakat Sabang.

“Disisi lain, di Indonesia sendiri gurita merupakan salah satu produksi perikanan yang menjadi komoditi ekspor dengan nilai tinggi,” kata Pj Wali Kota Sabang, Reza Fahlevi.

Berdasarkan data dari International Trade Centre (ITC) Trade Map menunjukkan volume ekspor gurita sepanjang 2020 mencapai 17.752 ton dengan nilai ekspor sebesar USD 68,5 juta atau setara dengan Rp 979,4 miliar.

Adapun negara tujuan ekspor gurita terbesar pada 2020 adalah China sebanyak 3.464 ton, Italia 3.343 ton, dan Amerika Serikat 2.837 ton.

Kendati demikian, lanjutnya, proses menangkap gurita sebaiknya memang diperhatikan agar tidak membahayakan bagi biota laut lain seperti karang.

“Perlombaan menangkap gurita ini salah satu upaya untuk mensosialisasikan teknik menangkap gurita dengan tangan kosong tanpa menggunakan tombak untuk tetap menjaga kelestarian dan keindahan biota laut yang dilindungi,” tambahnya. (red)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla
PT Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Pengobatan Gratis di Tamiang
Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke 81, Kejari Bireuen Santuni Anak Yatim
Penyaluran Dana Jadup Korban Banjir Menunggu Antrian Kemensos RI
Puluhan Sumur Minyak Warga Diverifikasi, Bupati Dorong Kepastian Hukum dan Manfaat Ekonomi Rakyat
Fakultas Teknik Umuslim dan SAPPK ITB Resmi Berkolaborasi
Kasek dan Guru Bireuen Terima Penghargaan Hardikda di SMAN 1 Kuala
PUPR Gelar Diskusi Publik Bahas RDTR Perkotaan Bireuen

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 15:06 WIB

Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Kamis, 3 September 2026 - 15:05 WIB

PT Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Pengobatan Gratis di Tamiang

Rabu, 2 September 2026 - 22:04 WIB

Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke 81, Kejari Bireuen Santuni Anak Yatim

Rabu, 2 September 2026 - 17:42 WIB

Penyaluran Dana Jadup Korban Banjir Menunggu Antrian Kemensos RI

Rabu, 2 September 2026 - 16:11 WIB

Fakultas Teknik Umuslim dan SAPPK ITB Resmi Berkolaborasi

Berita Terbaru

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,SPsi.,MH dan Forkopimda melihat peralatan penanggulangan bencana milik Pos SAR dan Shabara, usai gelar apel pasukan di Mapolres, Kamis (3/9) pagi.

NANGGROE

Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Kamis, 3 Sep 2026 - 15:06 WIB