Korupsi Proyek Dermaga Sabang, KPK Sita Aset Bernilai Rp 25 Miliar

- Administrator

Selasa, 16 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA|METRO ACEH-Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita aset Korporasi PT Nindya Karya dan PT Tuah Sejati bernilai Rp 25 miliar, dalam skandal korupsi dermaga Sabang yang merugikan negara hingga puluhan miliar rupiah.

Demikian disampaikan Jubir KPK, Ali Fikri melalui pesan WhatsApp yang diterima media ini, Selasa (16/8). Disebutkannya, sebelumnya tim Jaksa KPK menuntut para terdakwa PT Nindya Karya, dengan pidana denda Rp 900 juta serta membayar uang pengganti Rp 44,6 miliar. Lalu, terdakwa PT Tuah Sejati dengan pidana denda Rp 900 juta dan uang pengganti Rp 49,9 miliar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Ali Fikri, berdasarkan fakta-fakta dalam persidangan, tim jaksa KPK berhasil menemukan adanya aset-aset yang terkait perkara tersebut, sehingga dilakukan tindak penyitaan sebidang tanah seluas 263 M2 di Desa Gampoeng Pie Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh, peralatan / sarana-prasarana SPBU berupa 2 unit tangki pendam, beserta bangunan penampung dan peralatan yang menyertainya, 6 unit sumur monitor, peralatan / sarana prasarana SPBN berupa 2 unit kolom penyangga, 1 unit sumur monitor, 1 unit mobil truck merk HINO.

“Estimasi dari seluruh aset-aset tersebut senilai total Rp25 miliar, dan sudah diajukan ke majelis hakim untuk dilakukan penyitaan,” ungkapnya melalui pesan singkat.

Ditandaskannya, tim jaksa KPK telah mendapatkan persetujuan penetapan penyitaan oleh majelis hakim dan hari ini, Selasa (16/8), telah dilaksanakan penetapan penyitaannya,”KPK tentu mengapresiasi terobosan hukum tim jaksa KPK, maupun majelis jakim dalam perkara ini,”jelas Ali Fikri.

Mengingat, efek jera terhadap para pelaku korupsi tidak hanya melalui pidana penjara saja, namun juga melalui perampasan asset recovery sebagai optimalisasi pemasukan bagi kas negara. Sehingga pemberantasan korupsi secara nyata memberikan daya guna, karena hasil asset recovery tersebut nantinya menjadi salah satu PNBP sebagai sumber pembiayaan pembangunan nasional. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh
Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan
Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri
Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar
Demokrat Kawal Proses Hukum Pembunuhan Imam Masykur
DPR RI Kutuk Tindakan Keji Oknum Paspampres
Anggota Dewan Polisikan Polisi Diproses Sesuai Prosedur
Jatmiko Dilantik Jadi Kapolres Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 21 Februari 2024 - 21:15 WIB

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 1 November 2023 - 15:55 WIB

Asisten 3 dan Kabag Ekonomi Ditahan

Rabu, 25 Oktober 2023 - 17:14 WIB

Ayah Kandung Diduga Cabuli Puteri Sendiri

Kamis, 7 September 2023 - 00:33 WIB

Penipu Rumah Bantuan Raup Rp 1,5 Miliar

Rabu, 30 Agustus 2023 - 20:41 WIB

Demokrat Kawal Proses Hukum Pembunuhan Imam Masykur

Minggu, 27 Agustus 2023 - 20:41 WIB

DPR RI Kutuk Tindakan Keji Oknum Paspampres

Sabtu, 19 Agustus 2023 - 23:51 WIB

Anggota Dewan Polisikan Polisi Diproses Sesuai Prosedur

Rabu, 12 Juli 2023 - 19:04 WIB

Jatmiko Dilantik Jadi Kapolres Bireuen

Berita Terbaru

Tim Hotman 911 melaporkan Cut Bul ke SPKT Polda Aceh, Rabu (21/2)

HUKUM & KRIMINAL

Hotman 911 Laporkan Cut Bul ke Polda Aceh

Rabu, 21 Feb 2024 - 21:15 WIB

NANGGROE

Beasiswa Santri Berprestasi Diluncurkan

Senin, 19 Feb 2024 - 18:59 WIB

POLITIK

Syahrizal Caleg PKS Dipastikan Lolos

Senin, 19 Feb 2024 - 15:45 WIB

Muhammad Arif  (Koalisi Muda DemRes)

NANGGROE

Koalisi Muda DemRes Kutuk Oknum PPK

Sabtu, 10 Feb 2024 - 17:13 WIB