Keuchik Diduga Aniaya Anak Dibawah Umur

- Admin

Jumat, 16 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

BIREUEN|METRO ACEH-Seorang keuchik (kepala desa) di Kabupaten Bireuen, diduga menganiaya dua remaja karena dituduh telah mencuri barang milik warga. Selain dianiaya, kedua anak dibawah umur itu juga sempat dijebloskan ke sel tahanan mapolsek.

Buntutnya, oknum keuchik itu kini dilapor ke Polres Bireuen. Kendati belum ditahan, tapi kasus tersebut dikabarkan masih bergulir di penyidik kepolisian. Kasus penganiayaan ini, sekarang sudah di advokasi oleh Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Bireuen.

Menurut sumber media ini, usai mengalami penganiayaan kedua anak dibawah umur itu, diserahkan ke Polsek Samalanga dan harus menjalani penahanan selama dua hari, hingga akhirnya dilepaskan petugas.

Bekas lembam di tubuh korban yang diduga dilakukan oleh oknum keuchik

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, keuchik Meunasah Mesjid Kecamatan Simpang Mamplam berinisial RM dilapor ke polisi akibat memukuli dua remaja pada 23 Juni lalu, dan kini sudah ditetapkan sebagai tersangka atas tindakan bar-bar tersebut.

Sesuai surat panggilan pertama dalam status sebagai tersangka dengan nomor : S.Pgl/325/VIII/RES.1.6./2024/Reskrim, RM diminta hadir menemui penyidik pembantu pada unit PPA Satreskrim Polres Bireuen Senin 12 Agustus lalu.

Kasi Humas Polres Bireuen, Iptu Marzuki didampingi KBO Reskrim, Ipda Zulkarnen saat dikonfirmasi media ini membenarkan pihaknya masih fokus menangani perkara itu. Bahkan, kini berkasnya sudah dilimpah ke jaksa (tahap 1) dan masih menunggu petunjuk dari kejaksaan.

“Perkara ini masih tetap diproses sesuai jalur hukum, karena upaya mediasi yang dilakukan belum memberi hasil,” jelas Zulkarnen yang didampingi Marzuki.

Ditegaskannya, tersangka tidak ditahan karena selama ini berdasarkan penilaian tim penyidik cukup kooperatif. Selain itu, kedua korban anak dibawah umur tersebut juga dilapor oleh warga korban pencurian, yang diduga dilakukan kedua maling cilik itu.

“Saat ini laporan korban pencurian masih tahap penyelidikan,” ujar Zulkarnen.

Sementara Rusdi Muhammad yang dikonfirmasi via selulernya membantah telah melakukan penganiayaan terhadap kedua remaja itu, terkait laporan tersebut menurut Keuchik Meunasah Mesjid ini, hanya sentimen pribadi pihak pelapor. Saat sedang dihubungi, tiba-tiba hubungan komunikasi terputus dan saat ditelepon kembali sudah tidak terjawab lagi. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi
Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih
Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen
Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika
Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo
Siswa SMP Sukma Jadi Korban Bully Orang Tua Lapor Polisi
Satresnarkoba Ringkus Enam Pengedar Sabu
Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo

Berita Terbaru

NANGGROE

PKU Berakhir, 34 Kader Ulama Bireuen Siap Mengabdi untuk Umat

Jumat, 23 Okt 2026 - 16:54 WIB

BPBD Bireuen gelar Sosialisasi Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Daerah Rawan Bencana yang berlangsung tdi Aula BPBD, Rabu (21/10).

NANGGROE

BPBD Gelar Sosialisasi KIE Daerah Rawan Bencana

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:23 WIB

DPKP Bireuen Bulog menggelar kegiatan Gerakan Pangan Murah dihalaman Kantor Camat Kecamatan Kota Juang, Kamis (22/10) pagi.

NANGGROE

DPKP Bireuen dan Bulog Gelar Pangan Murah Harga Terjangkau

Kamis, 22 Okt 2026 - 17:22 WIB