Keracunan Nasi Bungkus, 1 Atlet Futsal Meninggal dan 31 Dirawat

- Administrator

Sabtu, 20 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JEMBRANA– Keracunan massal diduga dialami puluhan atlet dan ofisial tim fustal Desa Mendoyo Dauh Tukad saat mengikuti Pekan olahraga Kecamatan Mendoyo di Jembrana, Bali. Dalam kejadian ini, satu orang meninggal dunia dan 31 lainnya mendapat perawatan intensif.

Informasi yang dirangkum iNews, kronologi peristiwa ini berawal saat para atlet menyantap nasi bungkus seusai laga final pada Selasa (16/7/2019). Tak ada gekala apapun ketika itu. Namun sehari setelahnya, korban Ni Putu Suardani Asih mengeluhkan sakit perut pada Rabu (17/7/ 2019). Bukan hanya dirinya, namun hampir semua yang ikut makan dalam pertandingan mengeluhkan hal serupa. Setelah menjalani perawatan, almarhum mengembuskan napas terakhir pada Kamis (18/7/2019) malam.

“Kakak saya awalnya mengeluh sakit perut sehari setelah pertandingan final. Kemudian pusing dan mual serta diare. Keesokannya meninggal,” ujar adik almarhum, Ni Ketut Ari Tini, Jumat (19/7/2019).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak keluarga tak menyangka dengan peristiwa tersebut. Dalam suasana kedukaan, keluarga dan kerabat dari warga Banjar Ngoneng, Desa Menoyo Dauh Tukad, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, Bali, kini sedang dalam persiapan pengabenan korban.

Data Dinas Kesehatan, setidaknya ada 32 korban dugaan keracunan makanan tersebut. Rinciannya, satu meninggal dunia, 11 rawat inap dan 20 rawat jalan. Mereka menjalani perawatan di rumah sakit maupun puskesmas.

Salah satu korban dugaan keracunan nasi bungkus lainnya yakni Gusti Ayu Komang Biantari (46), sekretaris Desa Mendoyo Dauh Tukad. Dia mengaku sudah mengalami sakit perut sejak dua hari terakhir. Tidak hanya itu, anaknya yang ikut mengkonsumsi makanan tersebut juga ikut mengeluh sakit.(ines)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bengkulu Ikut Wastra Nusantara Fashion 2024 di Solo
Tuntut Copot Pj Bupati Bireuen, Mahasiswa Asal Bireuen Ancam Demo Kemendagri
KPK – Jaklingko Sepakati Upaya
Dukung UMKM Sahabat Ganjar Borong Mie Aceh
Moeldoko Gugat Menkumham, Mantan Ketua MK Nilai Salah Kaprah
Kemenkominfo Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Strategi Komunikasi Vaksin Covid-19
Tolak UU Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa “Serbu” DPRK
KPK RI Terima 1.082 Laporan Gratifikasi

Berita Terkait

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:26 WIB

Bengkulu Ikut Wastra Nusantara Fashion 2024 di Solo

Selasa, 23 Januari 2024 - 13:53 WIB

Tuntut Copot Pj Bupati Bireuen, Mahasiswa Asal Bireuen Ancam Demo Kemendagri

Jumat, 31 Desember 2021 - 13:40 WIB

KPK – Jaklingko Sepakati Upaya

Sabtu, 11 September 2021 - 16:32 WIB

Dukung UMKM Sahabat Ganjar Borong Mie Aceh

Selasa, 13 Juli 2021 - 15:03 WIB

Moeldoko Gugat Menkumham, Mantan Ketua MK Nilai Salah Kaprah

Minggu, 28 Februari 2021 - 18:17 WIB

Kemenkominfo Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Strategi Komunikasi Vaksin Covid-19

Kamis, 8 Oktober 2020 - 14:33 WIB

Tolak UU Omnibus Law, Ratusan Mahasiswa “Serbu” DPRK

Senin, 20 Juli 2020 - 19:07 WIB

KPK RI Terima 1.082 Laporan Gratifikasi

Berita Terbaru

Temu ramah sejumlah kontraktor dan pengusaha muda Bireuen bersama H Mukhlis ST, Minggu (19/5)

POLITIK

Kontraktor dan Pengusaha Muda Deklarasi Dukung H Mukhlis

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:53 WIB

Jenazah Sulaiman (28) saat Puskesmas Peudada

PERISTIWA

Pasang Jerat Babi Warga Tewas Kesetrum

Sabtu, 18 Mei 2024 - 15:38 WIB

NASIONAL

Bengkulu Ikut Wastra Nusantara Fashion 2024 di Solo

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:26 WIB

POLITIK

DPW PPP Aceh Buka Pendaftaran Bacalon Peserta Pilkada

Senin, 13 Mei 2024 - 15:11 WIB

Salah seorang tim Identifikasi Polres Bireuen melakukan olah TKP

HUKUM & KRIMINAL

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:44 WIB