BIREUEN|METRO ACEH-Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi Sutoyo SE M.Si yang 18 tahun mengabdikan diri menjadi dosen, Universitas Islam Kebangsaan Indonesia (UNIKI) memberi penghargaan tinggi serta pesangon kepada tokoh akademisi senior ini.
Penghargaan dan pesangon diserahkan oleh Rektor UNIKI, Dr Zainuddin Iba SE M.Si di ruang Teleconference kampus swasta terkemuka itu, Senin (2/3) pagi dirangkai acara perpisahan yang berlangsung khidmat dan sederhana.
Sutoyo saat ditemui awak media ini disela kegiatan itu mengaku, dirinya sudah 18 tahun mengabdi sebagai dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKI. Sosok pria kelahiran Nganjuk 14 Desember 1960 ini, merupakan alumni STIE Lamlagang Banda Aceh dan pasca sarjana Universitas Sumatera Utara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Suami Yusnidar (56) ini, merupakan ahli pada bidang keilmuan penganggaran perusahaan dan manajemen keuangan. Sutoyo yang kini berdomisili di Cunda, Kota Lhokseumawe dan ayah Ayu Fitria Rizki, Nadia Sari Niriski dan Muhammad Hafiz mendapat apresiasi atas segala dedikasi serta pengabdiannya di bidang akademik.
Rektor UNIKI, Dr Zainuddin Iba kepada Metro Aceh usai kegiatan mengatakan bahwasanya Sutoyo Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNIKI telah pensiun dan kini berusia 66 tahun. “Bapak Sutoyo sudah menjadi dosen selama 18 tahun sejak masih di STIE Kebangsaan sebelum menjadi UNIKI,” sebutnya.
Pemberian pesangon ini sebagai bentuk penghargaan kepada Sutoyo atas peran dan pengabdiannya selama ini. UNIKI sebelumnya belum membuat rumusan terkait pemberian dana pensiun ini setelah dari STIE sekarang menjadi UNIKI.
“Pemberian dana pensiun ini mau kita permanenkan agar nanti semua dosen UNIKI bisa mendapat pesangon, hal ini akan kami musyawarahkan lebih lanjut kembali bersama dengan Yayasan, jajaran kampus dan dosen untuk memperoleh kesepakatan bersama,” jelasnya. (Rahmat Hidayat)






