BIREUEN|METRO ACEH – 38 anggota pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Bireuen, dilepas oleh Bupati selaku Kakwarcab Ir H Mukhlis, ST menuju ke Jakarta, mengikuti Jambore Nasional ke-XII tahun 2026, di Bumi Perkemahan Cibubur, di halaman Pendopo Bupati, Jumat (7/8) malam.
Ketua Kontingen Rizki Firdatul Utama dalam laporannya mengatakan terkait kesiapan kontingen akan diberangkatkan yaitu peserta reguler dibiayai Kwarcab Bireuen, gugus depan serta orang tua 20 orang, dan
peserta mandiri dibiayai gugus depan Umulqura Antar Bangsa 18 orang.
Seluruh mendapat KIT berupa jaket kontingen Aceh, Jersey, topi rimba, ransel dan badge kontingen Aceh. Ini hibah dari Kwarda Aceh yang diberikan kepada peserta Jambore Nasional secara gratis melalui Kwarcab di seluruh Aceh.
Kemudian saat tiba di bumi perkemahan Cibubur Jakara peserta kembali mendapatkan KIT diperoleh Kwarnas berupa id card, scrab, topi, kaos kegiatan, daypack, piagam dan tiaka (tanda ikut serta-red) dan KIT sudah inklud dengan campfee peserta.
Pimpinan rombongan juga berterima kasih kepada Pemkab Bireuen Kwarcab Gerakan Pramuka Bireuen, pembina, dan pelatih serta orang tua, semua pihak telah memberi dukungan moril dan materil sehingga kontingen dapat dipersiapkan dengan baik, ungkapnya.
Bupati Bireuen juga Kamabicab, Ir H Mukhlis, ST dalam arahan pada kegiatan yang dihadiri Kakwarcab Ir H Razuardi, MT, Forkopimda, dan pengurus Kwarcab antara lain mengatakan.
Jambore Nasional merupakan pertemuan besar Pramuka penggalang dari seluruh tanah air yang menjadi wahana pembentukan karakter, penguatan kepemimpinan, kemandirian, persaudaraan serta semangat kebangsaan.
Keberangkatan adik-adik bukan sekedar mengikuti sebuah perkemahan nasional. Kalian duta Kabupaten Bireuen yang membawa nama baik daerah, budaya, adat istiadat serta nilai luhur masyarakat Aceh.
Bupati mengharapkan kepada Pramuka Bireuen tunjukkan sebagai Pramuka beriman dan bertakwa kepada Allah SWT, disiplin dan bertanggung jawab, santun dalam bersikap, mampu bekerja sama dengan siapapun, berani berprestasi namun tetap rendah hati.
Jadikan setiap kegiatan ini sebagai kesempatan untuk belajar, memperluas wawasan, membangun persahabatan dengan Pramuka dari seluruh Indonesia, serta memperkaya pengalaman yang kelak akan menjadi bekal membantu daerah dan bangsa.
“Saya berpesan selama ikuti kegiatan adik-adik selalu menjaga kesehatan, mentaati aturan yang berlaku, menjaga kekompakan regu dan kontingen serta senantiasa mengamalkan Satya dan Darma Pramuka dalam setiap tindakan, pungkasnya. (Rahmat Hidayat)






