Manipulasi Data, Rp 150 Juta Dana Pra Kerja Disikat

- Admin

Rabu, 8 Desember 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH didampingi Kasatreskrim, AKP Arief Sukmo Wibowo SIK, memperlihatkan barang bukti dan pelaku tindak pidana manipulasi data program pra kerja di mapolres, Rabu (8/12)

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH didampingi Kasatreskrim, AKP Arief Sukmo Wibowo SIK, memperlihatkan barang bukti dan pelaku tindak pidana manipulasi data program pra kerja di mapolres, Rabu (8/12)

BIREUEN|METRO ACEH-Dua pemuda asal Bireuen, sukses membobol sistem program bantuan pra kerja, modusnya dengan memanipulasi data penerima dana yang dialokasi pemerintah Jokowi, bagi masyarakat pengangguran dimasa pandemi.

Kedua pelaku mencairkan dana insentif yang diakses melalui Website Pra Kerja, lalu mendaftar menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) orang lain, serta memakai aplikasi E-wallet OVO. Sehingga, dana bantuan ini secara otomatis masuk ke akun OVO tersangka itu. Kemudian, saldo mereka ditransfer ke rekening pribadi dan ditarik melalui gerai-gerai BSI Link di pinggiran jalan Kota Bireuen.

Namun berkat kesigapan pihak berwajib, aksi penjarahan hak pengangguran yang dialokasi pemerintah ini, akhirnya dapat terungkap dan pelaku berhasil diringkus tim Resmob Satreskrim Polres Bireuen. Dua tersangka itu, diciduk polisi pada 2 Desember lalu, sekira pukul 16.30 WIB di kawasan Desa Reuleut, melalui operasi penangkapan dipimpin Kasatreskrim, AKP Arief Sukmo Wibowo SIK.

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH didampingi Kasatreskrim, AKP Arief Sukmo Wibowo SIK, memperlihatkan barang bukti dan pelaku tindak pidana manipulasi data program pra kerja di mapolres, Rabu (8/12)

Kapolres Bireuen, AKBP Mike Hardy Wirapraja SIK MH kepada awak media saat menggelar press conference di mapolres setempat, Rabu (8/12) menuturkan, dua pelaku tindak pidana Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) itu, kini telah diamankan bersama sejumlah barang bukti aksi kejahatan mereka.

Dijelaskannya, tersangka mengakses website pra kerja (program bantuan dari Presiden Jokowi), yang diperuntukkan bagi masyarakat pencari kerja ataupun belum bekerja, dengan menggunakan NIK orang lain. Lalu, mengikuti langkah-langkah pada dasboard website itu, sehingga berhasil memperoleh insentif ini sebesar Rp 600 ribu per orang dalam sekali pencairan. Sementara setiap NIK yang didaftarkan, berhak memperoleh pencairan insentif tiga hingga empat kali.

Kedua pelaku yang kini diamankan polisi yakni HE (36) warga Desa Alue Rheng, Kecamatan Peudada dan RI (32) warga Desa Sangso, Kecamatan Samalanga. Dari tangan kedua tersangka itu, petugas mengamankan BB berupa satu unit CPU rakitan, layar monitor merk Samsung, keyboard komputer dan mouse merk gamen, sepmor Honda PCX, sepmor Yamaha N-Max, satu akta jual beli tanah, 12 mayam emas, 1 buku tabungan dan ATM BCA, uang tunai Rp 7,2 juta serta 300 lembar kartu perdana.

“Pelaku mendapatkan NIK orang lain itu, karena sebelumnya pernah bekerja dalam jasa pembuatan NPWP tahun 2018 lalu. Karena salah satu syaratnya harus ada NIK, maka pelaku yang masih memiliki data kependudukan ini, langsung digunakan untuk mendaftar program pra kerja,” jelas Mike didampingi Arief Sukmo.

Disebutkannya, berdasarkan penyidikan diketahui pelaku sudah melakukan aksi ini sejak Juni 2021, sehingga mereka telah menerima pencairan dana pra kerja sebesar Rp 150 juta,”Kedua tersangka ini, melanggar pasal 35 Jo Pasal 51 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik, ancaman hukuman 12 tahun penjara atau denda paling banyak sebesar Rp 12 miliar,” sebut Mike. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi
Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih
Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen
Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika
Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo
Siswa SMP Sukma Jadi Korban Bully Orang Tua Lapor Polisi
Satresnarkoba Ringkus Enam Pengedar Sabu
Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:02 WIB

Satreskrim Amankan Satu Pelaku dan Dua Mobil Tangki Dimodifikasi

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:01 WIB

Satreskrim Bekuk Mantan Supir Pribadi Kuras Saldo Majikan 585 Juta Lebih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:50 WIB

Bunda Literasi Lima Kabupaten Antusias Hadiri Pekan Literasi Daerah di Dispusip Bireuen

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Kapolres bersama Wabup dan Forkopimda Musnahkan 29.845,92 Gram Narkotika

Rabu, 30 September 2026 - 14:00 WIB

Mahkamah Agung Kabulkan PK, Amry Pelawi Dibebaskan Dari Dakwaan Kasus Pembuatan Profil Desa dan Website di Karo

Berita Terbaru

Desk Pemeriksaan Data Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) berlangsung mulai dari hari Senin s.d Kamis (26-29/10) di Aula Diskominsa Kabupaten Bireuen.

NANGGROE

Perkuat SDPDN, Pemkab Bireuen Gelar Desk Pemeriksaan Data SKPK

Selasa, 27 Okt 2026 - 12:21 WIB

Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST dan Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi MT meninjau aliran Krueng Leubu yang dipacu kegiatan normalisasi, Senin (26/10)

NANGGROE

Bupati Tinjau Percepatan Normalisasi Krueng Leubu

Senin, 26 Okt 2026 - 23:14 WIB

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,SPsi.,MIK menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan petugas, di Mapolres, Senin (26/10) pagi.

NANGGROE

Polres Bireuen Gelar Operasi Patuh Seulawah 14 Hari

Senin, 26 Okt 2026 - 15:45 WIB