BIREUEN|METRO ACEH – 50.000 ribu masyarakat dapat terselematkan dari peredaran narkotika berhasil diungkap tim Satresnarkoba Polres Bireuen dengan barang bukti seberat 29.845,92 gram sabu dan ganja disita dimusnahkan dengan cara diblender dan dibakar, dihalaman Mapolres, Senin (5/10) siang.
Pemusnahan barang bukti itu dilakukan oleh Wakil Bupati, Ir H Razuardi, MT, Kapolres AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,S.Psi.,MIK, Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf Dikdik Sukayat, SIP.,MIP, Danyonif 113/JS, Letkol Inf Agus Susanto, S.Sos, Ketua DPRK diwakili Ketua Komisi V Syarizal, S.P, pejabat terkait.
Kapolres, AKBP Yulhendri dalam sambutannya menyampaikan, hari ini kita melaksanakan acara pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan Satresnarkoba.
Barang bukti itu terdiri dari 10.505,92 gram sabu berhasil disita dari dua orang tersangka, dan juga barang bukti ganja seberat 19.340 gram juga disita dari dua tersangka, ujarnya.
Kata Kapolres dari pemusnahan ini, Polres Bireuen juga berhasil menyelamatkan lebih kurang 50.000 orang dari peredaran gelap narkotika dan ini tindakan serius Polres Bireuen guna untuk menyelamatkan generasi bangsa.
“Pemusnahan barang bukti ini merupakan wujud komitmen dari Polres Bireuen dalam menjaga transparansi, dan akuntabilitas serta memenuhi amanat undangan-undang nomor 35 tahun 2029 tentang narkotika,” ungkapnya.
Dikatakan juga bahwa kegiatan pemusnahan barang bukti hari ini juga salah satu bentuk nyata komitmen Polri, khususnya Polres Bireuen dalam upaya memberantas peredaran dan penyalahgunaan Narkotika di wilayah hukum Polres Bireuen.
Hal itu sesuai commanderwish Kapolda Aceh point 3 yaitu pemberantasan narkoba (War On Drugs). Guna menjaga
barang bukti disimpan ditempat penyimpanan dengan sistem keamanan berlapis memakai tiga gembok dan kuncinya itu dipegang Kasat Tahti, Kasi Propam dan Kasatnarkoba, tegas Kapolres.
Sementara itu, Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi, MT dalam sambutan mengatakan, Pemkab Bireuen memberikan apresiasi dan semua kita tentu mendukung pemberantasan narkoba yang dilakukan Polres Bireuen.
“Pemkab Bireuen dan kita semua sangat mendukung hal ini, supaya negeri kita bebas dari narkoba dan juga untuk menyelamatkan para generasi bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tuturnya. (Rahmat Hidayat)






