BIREUEN|METRO ACEH – Para dosen pengampu tahun 2026/2027 diharapkan Rektor Universitas Islam Aceh (UIA) Paya Lipah Peusangan, Kabupaten Bireuen, Dr Nazaruddin, MA untuk dapat meningkatkan partisipasi aktif dan komprehensif dalam pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.
Penegasan itu disampaikan Dr Nazaruddin dalam rapat koordinasi awal semester yang bertujuan menyelaraskan arah kebijakan akademis, evaluasi sistem pembelajaran, serta penguatan mutu kelembagaan di Kampus Paya Lipah, Sabtu (5/9).
Dalam arahannya, Nazaruddin menekankan bahwa peran tenaga pendidik tidak boleh terbatas pada aktivitas pengajaran di ruang kelas, melainkan harus mencakup eksekusi riset saintifik dan pengabdian kepada masyarakat secara holistik.
Langkah ini menjadi variabel krusial mengingat UIA telah terpilih sebagai salah satu dari 30 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) se-Indonesia menerima program pendampingan intensif dari Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menuju predikat Akreditasi Unggul.
“Peran dosen akan menentukan arah perkembangan kampus ke depan, sehingga partisipasi aktif menjadi hal utama dalam memajukan UIA. Kontribusi dosen dalam Tridharma, peningkatan jabatan fungsional menuju Lektor Kepala, hingga akselerasi studi lanjut tingkat doktor merupakan faktor utama ketercapaian institusi unggul,” ujar Nazaruddin.
Guna memanifestasikan pengabdian berdampak nyata bagi masyarakat, pimpinan universitas menghimbau para dosen untuk memperkuat kolaborasi bersama mahasiswa dan pemangku kepentingan melalui optimalisasi fungsi Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
Agenda strategis ini turut dihadiri oleh jajaran Wakil Rektor, dekanat, serta seluruh Ketua Program Studi program sarjana di lingkungan UIA. (Rahmat Hidayat)






