BIREUEN|METRO ACEH – Upaya bersama guna menjaga dan mempererat persatuan, tali persaudaraan dan toleransi antar umat serta golongan. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) gelar Apel Kebangsaan, di Aula Setdakab Lama, Jumat (4/9) pagi.
Kegiatan itu turut dihadiri oleh
Danrem 011/Lilawangsa Brigjen TNI Ali Imran, Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST diwakili Sekda Ismunandar, MT, Forkopimda, peserta dari berbagai organisasi serta elemen masyarakat.
Amatan Metro Aceh kegiatan yang berlangsung khidmat itu dirangkai penandatanganan deklarasi damai oleh Danrem dan Forkopimda serta ratusan peserta dari berbagai kalangan.
Kepala Badan Kesbangpol Bireuen, Dr Mukhtaruddin, SH.,MH dalam laporannya menjelaskan tujuan kegiatan ini untuk menjaga persatuan, mempererat tali persaudaraan dan toleransi antar umat serta antar golongan.
Memahami dinamika, mengamati dan merespon situasi sosial yang mudah berubah agar tetap kondusif.
Menangkal ancaman, pencegah penyebaran hoax, intoleransi, radikalisme, dan provokasi yang memecah belah bangsa.
Selain itu, mendukung stabilitas, memelihara Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) demi tercapainya kesejahteraan, jelasnya.
Sementara itu, Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis, ST dalam sambutan tertulis yang dibaca oleh Sekda Ismunandar, ST menyanyikan bahwa apel kebangsaan ini bukan sekedar kegiatan seremonial saja. Melainkan pengingat penting bagi kita semua tentang cinta tanah air.
“Kita berdiri disini untuk merawat Persatuan Bangsa Indonesia,” ujarnya, dan juga mengatakan Indonesia lahir dari perbedaan suku, agama, ras dan budaya maupun pandangan bukanlah alasan untuk terpecah belah. Perbedaan adalah kekuatan kita.
Bupati mengharapkan melalui momentum ini, sebagai warga negara yang baik, mari lakukan tiga hal yang penting, pertama, Menjaga persatuan. Hindari perpecahan, berita bohong,dan rasa benci antara sesama.
Kedua, mengamalkan pancasila. Jadikan nilai Pancasila sebagai dasar dalam bersikap sehari-hari. Ketiga, membagun negeri. Berikan karya dan kontribusi terbaik di bidang kita masing-masing. Mari kita jaga keutuhan Nagara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dengan kerja sama dan rasa damai, paparnya.
Diakhiri sambutan, Bupati juga berharap agar dapat menjadikan Apel Kebangsaan Indonesia Damai 2026, sebagai pengingat bahwa masa depan Bireuen dan Indonesia yang damai berada di tangan kita sendiri, pungkasnya. (Rahmat Hidayat)






