BIREUEN|METRO ACEH – Usai melaksanakan pengabdian melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di 12 Kecamatan di Kabupaten Bireuen, 617 orang Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, ditarik atau dibawa pulang kembali ke kampus untuk melaksanakan proses perkuliahan.
Kegiatan lepas sambut para mahasiswa dilaksanakan Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi, MT bersama Rektor USK di wakili Prof Dr Yunisrina Qismullah Yusuf, SPd.,MLing berlangsung di Kapuspemkab Cot Gapu, Rabu (5/8) siang.
Rektor USK Banda Aceh, Prof Mirza Tabrani diwakili Prof Dr Yunisrina Qismullah Yusuf, SPd.,MLing mengatakan atas nama pimpinan USK, kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya.
Kepada Bupati Bireuen serta seluruh jajaran atas dukungan, fasilitasi, kepercayaan diberikan kepada kami melaksanakan KKN bagi 617 mahasiswa kami di 12 kecamatan selama 30 hari berada ditengah masyarakat.
Kami berharap seluruh program kerja yang telah dilaksanakan dapat memberikan manfaat berkelanjutan dan dapat diteruskan oleh Pemerintah Desa bersama masyarakat Bireuen, ungkapnya.
Kepada seluruh mahasiswa, jadikanlah pengalaman KKN ini sebagai bekal hidup. Teruslah menjadi agen perubahan yang berdampak bagi masyarakat, bangsa, dan negara, pungkas Prof Dr Yunisrina.
Sementara itu, Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi, MT juga berterima kasih kepada Rektor Universitas Syiah Kuala atas kepercayaan diberikan kepada Kabupaten Bireuen sebagai salah satu lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata tahun 2026.
Kami menyampaikan apresiasi yang setinggitingginya kepada seluruh mahasiswa KKN yang selama berada di tengah-tengah masyarakat telah menunjukkan dedikasi, semangat pengabdian, sikap santun, serta mampu berbaur dengan masyarakat dalam melaksanakan berbagai program yang bermanfaat.
“Kehadiran adik-adik mahasiswa bukan hanya memberikan kontribusi melalui program kena, tetapi juga membawa semangat baru, wawasan, kreativitas, dan inspirasi bagi masyarakat,” tuturnya.
Wabup berharap pengalaman telah diperoleh di Bireuen dapat menjadi kenangan yang indah sekaligus motivasi untuk terus berkarya dan mengabdi kepada bangsa dan negara.
“Teruslah belajar, teruslah bermovasi, dan jangan pernah berhenti memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar. Jadilah generasi muda berintegritas, berdaya saing, mampu menjadi agen perubahan membawa kemajuan bagi Aceh dan Indonesia,” pesannya. (Rahmat Hidayat)






