Usai Dilepas Menteri PU, Air Bendung Pante Lhong Mulai Aliri Irigasi

- Admin

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH – Suplai air irigasi dari bendung Pante Lhong Peusangan (PP) di Gampong Beunyot, Kecamatan Juli putus ekses banjir bandang. Kini sudah kembali mengairi aliran Irigasi pasca dilepas secara simbolis oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Bupati Bireuen beberapa hari lalu.

Amatan Metro Aceh saluran utama irigasi di Gampong Cot Buket Peusangan kering sejak beberapa bulan lalu. Mulai Selasa (4/8) pagi terlihat sudah kembali dialiri air bersumber dari bendung PP telah selesai ditangani tanggap darurat.

Guna memaksimal debit air dalam irigasi untuk mengairi sawah, pihak dinas terkait perlu melakukan normalisasi sendimen lumpur yang masih banyak menumpuk dalam saluran irigasi belum dibersihkan sehingga membuat saluran dangkal.

Kondisi saluran irigasi yang juga sudah dialiri air dari bendung PP terlihat pada saluran irigasi di jalan elak Barat Kota Bireuen di kawasan Gampong Bireuen Meunasah Reulet dan Cot Tarom, air sudah mencapai setengah dari kedalam saluran irigasi 1 meter lebih.

Kepala Dinas Pertanian dan
Perkebunan (Kadistanbun)
Bireuen, Mulyadin, SE.,MM kepada wartawan mengatakan,
Menteri Pekerjaan Umum, Ir Doddy Hanggodo bersama
Bupati Bireuen Ir H Mukhlis, ST telah melaksanakan uji coba
pengaliran Bendung Irigasi Pante Lhong.

Uji coba dilakukan bertujuan
memastikan bendung beserta seluruh jaringan irigasinya berfungsi optimal dan bebas kendala. Hasilnya air mengalir lancar dan merata hingga ke lahan pertanian.

Sehingga menjamin kebutuhan air irigasi ke persawahan masyarakat kembali terpenuhi. Bendung Irigasi Pante Lhong kini beroperasi lagi diharapkan mampu melayani lahan pertanian seluas 6.562 hektare dalam tujuh kecamatan.

Dalam uji coba ini tim dari Banda Aceh berada di lapangan memantau kondisi saluran irigasi, apabila ada rusak segera diperbaiki, selanjutnya bendung dibuka normal lagi, para petani diharapkan bersabar.

Kadistanbun mengatakan dari total 15 ribu hektare lebih sawah di Kabupaten Bireuen, sekitar 2000 hektare lebih yang terdampak parah banjir dan setelah dilakukan penanganan dapat segera berfungsi kembali. (Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MGMP Sejarah Gelar Dialog Budaya Sebagai Narasumber di Gampong Pulo Iboeh Jangka
Pemerintah Bantu Rp 30 Milyar Perbaiki Jalan Lueng Danun Sampai Pante Karya Rusak
Satlantas Razia Knalpot Brong di Kota Bireuen
Bupati Serahkan Lima Excavator Mendagri Tangani Banjir di Pante Kaya dan Rheum Barat
Dua Mahasiswa UNIKI Raih Juara di MQMN UNP 2026
Setujui Permintaan Bupati Bireuen, Kemendagri Serahkan Lima Escavator Tangani Banjir
Jangka Juarai Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Bireuen
10.064 Warga Bireuen Sudah Miliki Identitas Kependudukan Digital

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:22 WIB

MGMP Sejarah Gelar Dialog Budaya Sebagai Narasumber di Gampong Pulo Iboeh Jangka

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Pemerintah Bantu Rp 30 Milyar Perbaiki Jalan Lueng Danun Sampai Pante Karya Rusak

Minggu, 18 Oktober 2026 - 17:19 WIB

Satlantas Razia Knalpot Brong di Kota Bireuen

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 02:10 WIB

Bupati Serahkan Lima Excavator Mendagri Tangani Banjir di Pante Kaya dan Rheum Barat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 22:51 WIB

Setujui Permintaan Bupati Bireuen, Kemendagri Serahkan Lima Escavator Tangani Banjir

Berita Terbaru

NANGGROE

Satlantas Razia Knalpot Brong di Kota Bireuen

Minggu, 18 Okt 2026 - 17:19 WIB