BIREUEN|METRO ACEH-Gubernur Aceh, Muzakkir Manaf meminta aparat kepolisian mengungkap misteri kematian Hasyimi, warga Gampong Tanjung Beuridi, Peusangan Selatan yang tewas di kawasan pedalaman Darussalam.
Hal itu dikemukakan Muzakir Manaf kepada awak media, Sabtu (7/6) sore. Sosok yang lebih akrab disapa Mualem ini, berharap polisi terus bekerja secara intens, menguak misteri dibalik tewasnya putera salah satu pentolan combatan GAM Batee Iliek itu.

Secara historis, korban Hasyimi ini merupakan mantan anggota GAM sekaligus putera Tgk Abdul Hadi Muhammad Isa yang tak lain pejuang GAM asal Tanjong Beuridi yang syahid di Gunong Goh tahun 1990 silam,”Kita berharap polisi segera mengungkap peristiwa ini, jika memang dibunuh seharusnya pelaku dapat ditangkap dan diproses sesuai hukum,” ujar Mualem dalam lawatannya ke Bireuen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Seperti diberitakan sebelumnya, Muhammad Hasyimi semula dikabarkan meninggal dunia dan ditemukan dalam jurang kawasan Dusun Pulo Teungoeh. Semula, masyarakat dan pihak keluarga mengira insiden itu akibat kecelakaan. Namun, belakangan setelah jasad ditemukan tergeletak di pinggir sungai, muncul kecurigaan jika kematian korban karena penganiayaan, lalu dibuang.
Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, tim Satreskrim Polres Bireuen kini sedang menangani kasus itu dan terus berupaya menguak tabir kematian pemuda asal Tanjung Beuridi ini. Sejumlah personil kepolisian dari Pos Polisi Peusangan Selatan, Polsek Peusangan dan Polres Bireuen terus bekerja mengumpulkan bukti dan petunjuk, terkait peristiwa kematian korban. (Bahrul)






