Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada

- Administrator

Kamis, 18 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

illustrasi

illustrasi

BIREUEN|METRO ACEH-Buntut aksi kakek bejat yang tega mencabuli anak yatim kelas V SD di Kecamatan Peudada, dikabarkan kini sudah ditangani kepolisian Polres Bireuen. Hal itu disampaikan Kapolres Bireuen, AKBP Jatmiko SH MH melalui Kasi Humas, Iptu Marzuki, Kamis (18/4).

Menurutnya, kasus tersebut sudah dilapor ke Polres Bireuen dan saat ini masih dilakukan proses penyelidikan. Marzuki memastikan, persoalan itu akan ditangani secara prosedur serta mekanisme yang berlaku.

“Insya Allah, kami akan bekerja profesional dan sesuai SOP dalam penanganan setiap laporan masyarakat. Untuk kasus ini, sudah dilakukan penyelidikan oleh tim Unit PPA Satreskrim Polres Bireuen,” jelas Marzuki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menuturkan, kasus kekerasan maupun pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur, merupakan atensi dan prioritas untuk ditangani dan diusut hingga tuntas.

Informasi yang dihimpun Metro Aceh menyebutkan, laporan atas dugaan tindakan asusila terhadap anak yatim di Peudada itu, telah diterima petugas SPKT dengan nomor laporan : LP/B /84/IV/2024/SPKT/POLRES BIREUEN tanggal 17 April 2024.

Seperti diberitakan media ini sebelumnya, seorang pria tua bangka (Tubang) di Kecamatan Peudada, diduga berulangkali mencabuli anak yatim yang masih duduk di bangku kelas V SD. Namun, aksi bejat itu akhirnya ketahuan dan menghebohkan. Tindakan asusila ini sudah tiga kali dilakukan pelaku berinisial MU (60). Sementara korban berusia 14 tahun, sebut saja Melati (nama samaran-red) yang memiliki riwayat keterbelakangan mental, tak mampu berkutik saat dipaksa melayani nafsu syaitan tua bangka itu.

Berdasarkan keterangan keluarga korban sesuai pengakuan Melati, awal gadis cilik ini dicabuli saat berada di kebun sawit. Kala itu, pelaku mengancam jika tak mau mengikuti kemauannya, maka Melati harus pulang jalan kaki dan tak akan diboncengi. Lantas, secara perlahan dia melepas semua pakaian anak yatim tersebut, lalu dengan leluasa melakukan hubungan layaknya suami istri.

Usai melampias birahi iblis, pelaku memberi uang Rp 20 ribu seraya meminta korban agar merahasiakan kejadian itu. Selanjutnya, MU kembali mencabuli Melati pada hari kedua bulan puasa, sekitar pukul 20.00 WIB ketika warga sedang shalat Tarawih, saat rumah pelaku dalam kondisi sepi. Kemudian, korban juga diberikan uang Rp 20 ribu.

Paman korban yang minta tidak ditulis nama menuturkan, petualangan syahwat bejat pelaku akhirnya terbongkar, Selasa (16/4) saat hendak mengulangi adegan mesum. Ketika itu, MU sudah melepas celana namun tiba-tiba adik korban datang dan melihat tindakan asusila ini, langsung berteriak lalu memberitahu kepada kakak mereka.

“Kemarin sekitar pukul 14.00 wib, pelaku itu hendak mengulang lagi, tapi ketahuan sama adik korban dan langsung heboh,” ungkap paman korban.

Kemudian jelasnya, ketua pemuda datang dan menanyai korban, sehingga kisah aksi maksiat tersebut terbongkar berdasarkan pengakuan Melati. Keluarga korban merasa keberatan, lalu peristiwa itu dilapor ke Polsek Peudada, pada Selasa malam.

Personil polisi yang sedang bertugas, lantas mengantar korban dan keluarganya, melapor ke SPKT Polres Bireuen, selain melakukan visum ke rumah sakit dr Fauziah Bireuen.

“Kami ini orang miskin dan berharap bisa mendapat keadilan, semoga pelaku dihukum seberat-beratnya,” ujarnya. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen
Tiga Remaja Diduga Jadi Pelaku Tewasnya Dua Pelajar di Peudada
Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah
Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Dicambuk 17 Kali
Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diciduk Polisi
Si Weuk, Pembunuh Berdarah Dingin Diseret Ke Meja Hijau
Hakim “Kembalikan” Harta Ratu Narkoba
Warga Tanjong Beuridi Ditemukan Terbunuh

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 17:06 WIB

Jaksa Geledah Kantor Satpol PP & WH Bireuen

Jumat, 24 April 2026 - 20:00 WIB

Tiga Remaja Diduga Jadi Pelaku Tewasnya Dua Pelajar di Peudada

Jumat, 17 April 2026 - 17:09 WIB

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Rabu, 15 April 2026 - 19:43 WIB

Terpidana Kasus Pelecehan Seksual Dicambuk 17 Kali

Selasa, 17 Maret 2026 - 01:50 WIB

Pelaku Pencabulan Anak Dibawah Umur Diciduk Polisi

Berita Terbaru

Plt Kepala SMAN 1 Bireuen, Zulfikri, SAg.,MM.

PENDIDIKAN

SMAN 1 Bireuen Rangking Satu Top 10 Lulus SNBT Se-Aceh

Jumat, 29 Mei 2026 - 14:07 WIB

Daging kurban dibagikan kepada warga di kampus UNIKI Bireuen, Kamis (28/5) pagi.

NANGGROE

UNIKI Sembelih 8 Hewan Qurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 15:56 WIB

Ketua K2M MI Bireuen, Mudassir, SAg MAg.

NANGGROE

24 MIN di Bireuen Sembelih 70 Hewan Kurban

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:32 WIB