Dua Wanita Tewas Tenggelam di Pantai Selat Malaka

- Administrator

Kamis, 13 September 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH.COM-Dua wanita warga Desa Glumpang Payong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen meninggal dunia akibat terseret pusaran ombak pantai Selat Malaka, Kamis (13/9) sore.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh dari sejumlah sumber menyebutkan, dua korban tewas yakni Fitri Susanti binti Tarmizi (26) dan Sarah Nabila binti Alamsyah (17). Keduanya tenggelam di pinggir pantai Desa Lakmana, Kecamatan Jeumpa.
Menurut keterangan yang dihimpun media ini, kedua korban bersaudara itu diketahui pergi dari rumah sejak pukul 17.00 wib. Dengan niat hendak ke rumah sanak famili di Desa Lakmana, sembari mau mandi laut di pinggiran pantai desa pesisir itu.
Namun naas, tak berapa lama keduanya bermain air, tiba-tiba mereka terseret arus dan nyaris menghilang dalam pusaran gelombang ombak. Menurut informasi, saat peristiwa itu terjadi ada dua warga yang melihat tangan korban melambai-lambai, seperti meminta pertolongan.
Kedua saksi mata yang pertama melihat peristiwa ini yaitu Hamdani dan Ilyas, keduanya lantas memberitahukan insiden itu kepada warga yang lain. Lalu, masyarakat sekitar langsung terjun ke air guna menolong kedua korban tersebut.
Meski berhasil dievakuasi, tetapi korban dikabarkan dalam kondisi kritis, akibat dihempas gelombang serta menelan air laut. Warga langsung melarikan kedua wanita ini ke RSU dr Fauziah Bireuen. Tapi, ajal menjemput Fitri Susanti lebih dahulu, sebelum tiba di rumah sakit itu. 
Sedangkan, Sarah Nabila sempat mendapat pertolongan medis, namun dia juga tidak berhasil diselamatkan. Meski, tim medis sudah berupaya namun maut menjemput wanita yang dikabarkan guru di salah satu sekolah pedalaman Kecamatan Jeumpa itu.
Pantauan wartawan, duka menyelimuti pihak keluarga korban, setelah keduanya meninggal dunia dalam peristiwa tragis ini. Sejumlah awak media yang sedang meliput insiden naas tersebut, turut berduka dan tidak mampu bertanya apa-apa kepada pihak keluarga. (MA 01)
Facebook Comments Box

Berita Terkait

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung
Hakim Vonis Bebas Penadah Emas
Hakim Lepas Terdakwa Penganiayaan Hingga Korban Tewas
Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada
Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim
Pengcab Forki Gelar Buka Puasa Bersama
Kapal Expres Bahari Layani Mudik Gratis
MTC Ina Bireuen Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan

Berita Terkait

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:44 WIB

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:49 WIB

Hakim Lepas Terdakwa Penganiayaan Hingga Korban Tewas

Kamis, 18 April 2024 - 15:29 WIB

Polisi Tangani Kasus Pencabulan Anak Yatim di Peudada

Rabu, 17 April 2024 - 21:54 WIB

Kakek Bejat Diduga Cabuli Anak Yatim

Sabtu, 6 April 2024 - 23:00 WIB

Pengcab Forki Gelar Buka Puasa Bersama

Minggu, 31 Maret 2024 - 19:56 WIB

Kapal Expres Bahari Layani Mudik Gratis

Minggu, 24 Maret 2024 - 23:57 WIB

MTC Ina Bireuen Salurkan Bantuan Ke Panti Asuhan

Minggu, 17 Maret 2024 - 14:55 WIB

Safari Ramadhan, H Mukhlis Salurkan Bantuan

Berita Terbaru

Temu ramah sejumlah kontraktor dan pengusaha muda Bireuen bersama H Mukhlis ST, Minggu (19/5)

POLITIK

Kontraktor dan Pengusaha Muda Deklarasi Dukung H Mukhlis

Minggu, 19 Mei 2024 - 18:53 WIB

Jenazah Sulaiman (28) saat Puskesmas Peudada

PERISTIWA

Pasang Jerat Babi Warga Tewas Kesetrum

Sabtu, 18 Mei 2024 - 15:38 WIB

NASIONAL

Bengkulu Ikut Wastra Nusantara Fashion 2024 di Solo

Jumat, 17 Mei 2024 - 10:26 WIB

POLITIK

DPW PPP Aceh Buka Pendaftaran Bacalon Peserta Pilkada

Senin, 13 Mei 2024 - 15:11 WIB

Salah seorang tim Identifikasi Polres Bireuen melakukan olah TKP

HUKUM & KRIMINAL

Adik Tewas Ditikam Abang Kandung

Jumat, 10 Mei 2024 - 15:44 WIB