SABANG|METRO ACEH-Sektor pariwisata Kota Sabang mencatat pencapaian yang cukup menggembirakan sepanjang 2025. Arus kunjungan wisatawan mancanegara menunjukkan kenaikan signifikan, sehingga telah mempertegas posisi Sabang sebagai destinasi unggulan wilayah barat Indonesia.
Berdasarkan data Dinas Pariwisata Kota Sabang, jumlah wisatawan asing yang datang sepanjang 2025 mencapai 8.079 orang. Angka tersebut meningkat sekitar 34 persen dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebanyak 6.023 orang.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata Kota Sabang, Murdiana, mengatakan Malaysia menjadi pasar terbesar penyumbang wisatawan ke Sabang, Selasa (24/2/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sepanjang 2025, kunjungan wisatawan asal Malaysia tercatat sebanyak 2.622 orang, melonjak tajam dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 589 orang.
Selain pasar Asia Tenggara, wisatawan asal Eropa juga menunjukkan pertumbuhan positif. Turis dari Belanda tercatat 394 orang, disusul Jerman 328 orang, Prancis 225 orang, dan Inggris 124 orang. Kunjungan ini dinilai sebagai indikasi kuat bahwa Sabang mulai kembali menarik perhatian pasar Eropa.
Pasar Asia lainnya pun mengalami peningkatan. Wisatawan asal China naik dari 219 orang pada 2024 menjadi 365 orang pada 2025. Sementara itu, Australia menyumbang 134 orang dan Amerika Serikat sebanyak 71 orang. Beberapa negara lain seperti Austria, Belgia, Finlandia, Singapura, Taiwan, serta sejumlah negara Asia dan Afrika juga tercatat berkunjung meski dalam jumlah lebih terbatas.
Di sisi lain, kunjungan wisatawan dari kapal pesiar justru mengalami penurunan. Pada 2025 tercatat 3.231 orang wisatawan cruise yang singgah di Sabang, lebih rendah dibandingkan 2024 yang mencapai 3.990 orang. Penurunan ini menjadi catatan tersendiri dalam strategi penguatan pasar wisata bahari dan pelabuhan.
Meski demikian, secara keseluruhan peningkatan kunjungan wisatawan mancanegara dinilai sebagai sinyal positif bagi kebangkitan pariwisata Sabang. Dengan promosi yang semakin terarah dan penguatan konektivitas, Sabang optimistis dapat terus memperluas pasar internasional dan meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap perekonomian daerah. (red)






