BIREUEN|METRO ACEH – Guna membekali ragam informasi penting terkait kondisi dan situasi Kabupaten Pidie Jaya sebagai lokasi pengabdian. 383 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) mengikuti pembekalan, di Aula Lantai III Kampus UNIKI, Kamis (23/7) pagi.
Ketua Panitia juga Wakil Rektor III UNIKI Dr H Kamaruddin, MM., CFRM mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan 2 hari Kamis dan Jumat ( 23-24/7) yang dibuka Rektor UNIKI Dr Zainuddin Iba, SE.,MM diwakili Rektor II Dr Mai Simahatie, SE.,MM.
Jumlah peserta 383 mahasiswa yang terdiri 299 orang dari kampus induk Bireuen dan 94 kampus UNIKI Lhokseumawe.
Pelepasan peserta KKM digelar 27 Juli di halaman kantor Bupati Pidie Jaya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pembekalan itu panitia menghadirkan pemateri Kabag Ren Polres Pidie Jaya, Kompol Ikhsan, Kabag Pemerintahan Pidie Jaya T Safrizal, S.STP., MSM, Wakil Rektor I UNIKI, Dr Mai Simahatie, SE.,MM, BPM UNIKI Aisyah A Rahman, MPd, jelasnya.
Wakil Rektor I UNIKI, Dr Mai Simahatie, SE.,MM mengatakan bahwa KKM merupakan mata kuliah universitas yang wajib di ambil seluruh mahasiswa di ditingkat akhir, mata kuliah yang harus diselesaikan.
Tetapi merupakan wadah pembelajaran nyata untuk dapat mengimplementasikan ilmu pengetahuan, mengembangkan kepemimpinan, memperkuat karakter, serta memberikan konstrubusi langsung kepada masyarakat
KKM berdampak menegaskan setiap program dilaksanakan harus menghasilkan manfaat yang nayta, berkelanjutan dan dirasakan oleh masyarakat, dan kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat di harapkan mampu menjadi mitra menyelesaikan persoalan mulai dari pendidikan, ekonomi, kesehatan, lingkungan, digitalisasi desa, pemberdayaan usaha masyarakat desa.
Kepada para mahasiswa agar dapat membawa nama baik almamater oleh karena itu jagalah etika, sopan santun, budaya lokal, memabangun komunikasi yang baik dengan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan di lokasi KKM,.jadilah pendengar yang baik.
“Saya mengajak seluruh peserta KKM menjadi kegiatan sebagai momentum membangun rasa kependulian sosial, semangat gotong royong dan pengabdian yang dilandasi nilai nilai islam. ” Keberhasilan KKM tidak hanya di ukur dari banyak nya program kerja yang dijalankan tetapi juga kebermanfaatan, keberlanjutan dan hubungan baik dengan masyarakat,” pungkasnya. (Rahmat Hidayat)






