BIREUEN|METRO ACEH – Guna memperkuat implementasi pendidikan vokasi yang link and match dengan dunia industri kreatif. SMKN 1 Gandapura Bireuen melaksanakan Memorandum of Understading (MoU) dengan PIKARA Studio atau PIKARA Academy Semarang.
Penandatanganan MoU itu dilakukan Kepala SMKN 1 Bireuen, Feri Irawan, SSi.,MPd, diwakili Ketua Program Keahlian Edi Yanto, S.Kom berlangsung di
PIKARA Studio Semarang, Sabtu (28/7).
Keterangan diperoleh Metro Aceh, Pikara Animation adalah sebuah studio produksi dan pusat pelatihan animasi yang berlokasi di Ungaran Barat, Semarang, Jawa Tengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Pikara Animation berfokus pada berbagai kegiatan produktif yang bernilai komersial, seperti: produksi animasi berkualitas tinggi, pengembangan kekayaan intelektual atau Intellectual Property (IP), hingga pendidikan dan pelatihan melalui program kursus dan magang berbasis kurikulum industri.
MoU ini merupakan bentuk komitmen kedua belah pihak guna mendukung penyelarasan kurikulum, kelas industri, guru tamu, guru magang, Teaching Factory (TEFA), praktik kerja lapangan/magang siswa, hingga sertifikasi & UKK bersama industri.
Kepala SMKN 1 Gandapura, Feri Irawan menjelaskan kerja sama ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kualitas lulusan agar siap menghadapi tantangan industri kreatif yang terus berkembang, sebutnya.
Pimpinan PiKARA Animation, Kris Adi Chandra mengatakan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan SMKN 1 Gandapura, Bireuen, Aceh. Ia berharap kolaborasi ini dapat menjadi model kemitraan sekolah dan industri yang produktif dan berkelanjutan.
Penandatanganan ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara satuan pendidikan dan dunia usaha/dunia industri (DUDI) semakin diperkuat untuk mencetak sumber daya manusia unggul di era digital. (Rahmat Hidayat)






