Wartawan Bireuen Boikot Konferensi Pers Insiden Penembakan Polisi Militer

- Administrator

Minggu, 26 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana halaman Mapolres Bireuen, saat para wartawan meninggalkan lokasi konferensi pers, Minggu (26/7)

Suasana halaman Mapolres Bireuen, saat para wartawan meninggalkan lokasi konferensi pers, Minggu (26/7)

BIREUEN|METRO ACEH-Puluhan wartawan media cetak dan elektronik, meningalkan aula Mapolres Bireuen dan memboikot acara konferensi pers, terkait insiden penembakan yang menyebabkan satu anggota Sub Den POM meninggal dunia terkena peluru polisi, di ruas jalan Bireuen-Talengon Sabtu (25/7) sore.

Para jurnalis yang sudah tiga jam menunggu penyampaian informasi atas insiden maut itu, merasa diperlakukan tidak pantas serta kurang dihargai oleh pihak kepolisian, karena setelah cukup lama menanti di halaman aula Polres, belum ada tanda-tanda dimulainya press conference tersebut, akhirnya puluhan juru warta meninggalkan lokasi ini.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, semula undangan konferensi pers ini diterima awak media melaui WAG Mitra Kerja Humas Res Bireuen sekira pukul 11.20 WIB, rencananya berlokasi di Makodim 0111/Bireuen tepat pukul 12.00 WIB. Para pemburu berita langsung meluncur ke Kodim untuk menanti jadwal pemaparan kronologi insiden tewasnya prajurit Polisi Militer.

Namun, sekira pukul 11.55 WIB tiba-tiba para juru warta diberitahukan, agenda diubah dan akan segera diumumkan kembali. Tak lama kemudian, disampaikan lagi konferensi pers digelar pukul 13.00 WIB di aula Mapolres. Sontak saja, wartawan bergerak ke Polres guna memperoleh keterangan resmi, terkait misteri muntahan peluru salah sasaran milik petugas.

Puluhan wartawan yang belum makan siang, lagi-lagi menelan pil pahit karena harus menunggu di luar aula selama dua jam lebih tanpa ada kepastian dimulainya konferensi pers. Hingga, akhirnya para jurnalis ini memilih pulang dan menyatakan memboikot temu pers itu, akibat merasa tidak dihargai serta dipermainkan oleh pihak kepolisian.

Berbagai pernyataan kesal dan kekecewaan wartawan, ditumpahruahkan terhadap polisi melalui WAG Mitra Info Publik, tentang sikap pihak kepolisian yang dinilai mengabaikan insan pers,”Kami harus menunggu hingga dua jam lebih di halaman mapolres, bahkan kami harus mencari tempat berteduh dibawah pohon, karena cuaca terik dan panas menyengat hanya demi mendapatkan keterangan resmi kepolisian, terkait insiden penembakan yang diduga inprosedural,” ungkap Saiful seorang pewarta media online dengan nada kesal.

Dia mengaku, karena tidak ada kejelasan dari pihak kepolisian, akhirnya bersama puluhan awak media lain, dia beranjak meninggalkan halaman Mapolres dan menyatakan boikot atas rencana press rilis polisi ini. Hanya beberapa wartawan yang tetap bertahan dan menunggu hingga berlangsungnya kegiatan konferensi pers tersebut.

“Kami merasa curiga, keterlambatan dalam konferensi pers ini, diduga polisi lagi sibuk menyusun skenario untuk menyampaikan keterangan palsu kepada awak media,” tukas seorang wartawan yang enggan ditulis nama.

Beberapa saat usai pekerja media ini pergi meninggalkan lokasi, akhirnya konferensi pers baru dimulai yang dipimpin Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Joko Krisdianto SIK, dihadiri Kapolres dan Dandim 0111/Bireuen serta sejumlah perwira TNI/Polri lainnya.

Selain menyatakan rasa duka, Joko Krisdianto juga menyampaikan komitmen Polda Aceh, untuk mengusut tuntas insiden itu. Pihaknya memastikan kejadian ini bukan kesengajaan, namun akibat peluru rekoset hingga menyebabkan Pratu Galuh Nugraha terkena tembakan hingga meninggal dunia.

Menurut Joko, saat pengejaran target yang diduga sedang membawa narkoba jenis sabu, korban sebagai bagian dari aparat keamanan hendak membantu petugas, tapi tim Dirserse Narkoba melepas tembakan peringatan, tidak diindahkan oleh tersangka yang sedang memacu mobil mereka, hingga dilakukan dilepas tembakan guna menghentikan laju kendaraan, naas peluru mengenai Pratu Galuh hingga terluka dan meninggal dunia. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Korban Tenggelam di Laut Jangka Ditemukan
Anak 12 Tahun Tenggelam di Laut Jangka
Bus Putra Pelangi Jatuh ke Sawah
PPP Apresiasi Polres Bireuen Sukses Ungkap Kasus Kematian Dua Pelajar
Mapolsek Pandrah Terbakar
Lakalantas Tunggal Dua Remaja Tewas
Warga Cureh Ditemukan Tewas Mengapung di Krueng Suak
Breaking News : Bocah 3 Tahun Jatuh Dari Kabel Sling Darurat dan Hilang Terseret Arus

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:52 WIB

Wartawan Bireuen Boikot Konferensi Pers Insiden Penembakan Polisi Militer

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:55 WIB

Korban Tenggelam di Laut Jangka Ditemukan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:54 WIB

Anak 12 Tahun Tenggelam di Laut Jangka

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:17 WIB

Bus Putra Pelangi Jatuh ke Sawah

Jumat, 24 April 2026 - 23:35 WIB

PPP Apresiasi Polres Bireuen Sukses Ungkap Kasus Kematian Dua Pelajar

Berita Terbaru

Petugas Dinas Perhubungan Bireuen survei lokasi lahan parkir diseputaran pusat Kota Bireuen.

NANGGROE

Genjot PAD, Dishub Survei Lahan Parkir 17 Kecamatan

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:51 WIB

Wakil Rektor I UNIKI Bireuen, Dr Mai Simahatie, SE.,MM melepas keberangkatan mahasiswa ikuti PEKSIMIDA Aceh XVII Tahun 2026, di kampus UNIKI, Sabtu (25/7) pagi.

PENDIDIKAN

UNIKI Lepas Mahasiswa Ikuti PEKSIMIDA Aceh XVII

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:50 WIB

NANGGROE

KONI Bireuen Pelatihan Tata Kelola Keuangan dan Pelaporan

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:43 WIB

NANGGROE

Pemgab Meunasah Capa Sumbang 23 Kantong Darah

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:42 WIB