Tebing Bendungan Karet Ambruk, Pemkab Didesak Tidak Tutup Mata

- Administrator

Minggu, 10 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tebing penahan bendungan karet di Desa Kapa, Kecamatan Peusangan ambruk diterjang derasnya arus sungai DAS Peusangan

Tebing penahan bendungan karet di Desa Kapa, Kecamatan Peusangan ambruk diterjang derasnya arus sungai DAS Peusangan

BIREUEN | METRO ACEH – Meluapnya aliran sungai akibat banjir, dilaporkan terus menyebabkan dampak kerusakan, terhadap sejumlah sarana dan prasarana masyarakat di Kabupaten Bireuen. Kali ini, tebing penahan pada bendungan karet di kawasan Desa Kapa, Kecamatan Peusangan ambruk diterjang derasnya air bah. Sehingga, nyaris menghancurkan berbagai fasilitas umum.

Tebing penahan bendungan karet di Desa Kapa, Kecamatan Peusangan ambruk diterjang derasnya arus sungai DAS Peusangan

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, akibat abrasi hebat tebing penahan bendungan karet di lokasi objek wisata Kapa, amblas karena tergerus air sejak Sabtu (9/5) malam. Tingginya intensitas curah hujan, serta luapan air sungai yang menerjang kawasan itu, akan terus berlanjut dan dikhawatirkan dapat memperparah kondisi tersebut.

“Jika hujan terus dan air sungai masih deras serta semakin naik, kami khawatir abrasi kian meluas terus, sehingga badan jalan juga akan ikut tergerus dan amblas,” ungkap M Amin (36) warga Desa Kapa kepada awak media, Minggu (10/5).

Menurutnya fasilitas bendungan karet, selama ini fungsikan untuk menaikkan debit air, yang dipergunakan oleh PT PIM Krueng Geukeuh. Meski bendung elastis ini, masih berfungsi karena tak terpapar musibah banjir, namun tebing penahan di bantaran sungai, sudah tergerus air dan terjadi abrasi sepanjang puluhan meter.

Dia mendesak Pemerintah Kabupaten Bireuen, tidak menutup mata atas peristiwa bencana alam ini, serta dapat segera menyikapi kondisi buruk itu, agar tertangani dan tidak semakin parah,”Kami sangat berharap pemkab bisa segera turun, guna melakukan langkah antisipasi supaya abrasi tidak semakin meluas. Saat ini, badan jalan hanya tinggal dua meter lagi dan terancam ambruk,” ujarnya.

Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar S.Sos yang dikonfirmasi via selulernya mengaku, sudah mendapat laporan itu. Dia menyatakan, dirinya segera menindaklanjuti kondisi ini serta menyampaikan keadaan itu kepada pemerintah daerah.

“Insya Allah besok saya sampaikan ke Plt Bupati Bireuen, untuk dapat segera menyikapi persoalan ini, guna dilakukan penanganan secepatnya,” jelas Rusyidi Mukhtar. (Bahrul)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Wartawan Bireuen Boikot Konferensi Pers Insiden Penembakan Polisi Militer
Korban Tenggelam di Laut Jangka Ditemukan
Anak 12 Tahun Tenggelam di Laut Jangka
Bus Putra Pelangi Jatuh ke Sawah
PPP Apresiasi Polres Bireuen Sukses Ungkap Kasus Kematian Dua Pelajar
Mapolsek Pandrah Terbakar
Lakalantas Tunggal Dua Remaja Tewas
Warga Cureh Ditemukan Tewas Mengapung di Krueng Suak

Berita Terkait

Minggu, 26 Juli 2026 - 18:52 WIB

Wartawan Bireuen Boikot Konferensi Pers Insiden Penembakan Polisi Militer

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:55 WIB

Korban Tenggelam di Laut Jangka Ditemukan

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:54 WIB

Anak 12 Tahun Tenggelam di Laut Jangka

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:17 WIB

Bus Putra Pelangi Jatuh ke Sawah

Jumat, 24 April 2026 - 23:35 WIB

PPP Apresiasi Polres Bireuen Sukses Ungkap Kasus Kematian Dua Pelajar

Berita Terbaru

Petugas Dinas Perhubungan Bireuen survei lokasi lahan parkir diseputaran pusat Kota Bireuen.

NANGGROE

Genjot PAD, Dishub Survei Lahan Parkir 17 Kecamatan

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:51 WIB

Wakil Rektor I UNIKI Bireuen, Dr Mai Simahatie, SE.,MM melepas keberangkatan mahasiswa ikuti PEKSIMIDA Aceh XVII Tahun 2026, di kampus UNIKI, Sabtu (25/7) pagi.

PENDIDIKAN

UNIKI Lepas Mahasiswa Ikuti PEKSIMIDA Aceh XVII

Minggu, 26 Jul 2026 - 18:50 WIB

NANGGROE

KONI Bireuen Pelatihan Tata Kelola Keuangan dan Pelaporan

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:43 WIB

NANGGROE

Pemgab Meunasah Capa Sumbang 23 Kantong Darah

Jumat, 24 Jul 2026 - 19:42 WIB