BIREUEN|METRO ACEH – Guna meningkatkan kemampuannya dalam menguasai teknik bela diri dan mampu meraih prestasi. Sejumlah santriwan-santriwati dari empat dayah, antusias mengikuti Azzanjabil Champion of Tapak Suci (ACTS) 2026.
Kegiatan dilaksanakan selama dua hari itu berlangsung di kompleks Dayah Terpadu Jami’ah Azzanjabil, Gampong Buket Teukuh, Kecamatan Kota Juang, Kabupaten Bireuen, Sabtu-Minggu (12-13/9).
Ketua panitia pelaksana Muhammad Ridwan kepada Metro Aceh ditemui dilokasi mengatakan, ajang ACTS tanpa biaya pendaftaran, diikuti dari 4 pesantren yaitu Az-Zanjabil, Al-Zahrah, Al-Muslim, dan juga Muhammadiyah Boarding School (MBS).
Adapun tujuan yaitu pertama untuk menjalin silaturahmi dan persahabatan antar santri atau pesilat. Juga untuk membentuk mental, fisik, mencetak prestasi pesilat Tapak Suci khususnya Az-Zanjabil dan umumnya se-Kabupaten Bireuen.
Para pesilat putra dan putri yang berhasil menjadi juara nantinya memperoleh hadiah berupa medali dan sertifikat, jelas Muhammad Ridwan juga pelatih Tapak Suci di Dayah Terpadu Jami’ah Az-Zanjabil.
“ACTS 2026 ini menjadi bagian dari penilaian kemampuan para peserta dalam menguasi jurus bela diri perguruan seni bela diri tapak suci. Para juri melibatkan para alumni dan senior,” terangnya. (Rahmat Hidayat)






