Murid TKN Idhata Antusias Ikuti Pawai Budaya

- Admin

Sabtu, 12 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH – Guna mengaplikasikan kurikulum pembelajaran secara nyata bagi anak didik masih berusia dini. UPTD TKN Idhata Matang Geulumpang Dua, Kecamatan Peusangan, Kabupaten Bireuen, menggelar pawai budaya, Sabtu (12/9) pagi.

Kegiatan pawai turut dikawal oleh anggota Polsek Peusangan dan pihak sekolah itu dilepas oleh Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bireuen, Riza Fitria, S.Si.,MSc.

Amatan Metro Aceh barusan pawai diwakili grup drum band dari UPTD SDN 4 Jeumpa itu, para murid taman Kanak-kanak (TK) berjalan kaki di seputaran pusat Kecamatan Peusangan yang mengambil start dan finish di depan kantor Pos setempat.

Penampilan anak-anak masih usia dini turut dijaga gurunya itu dengan penuh bersemangat, jalan kaki sehingga menyulut perhatian warga sekitar dan pelintas menyaksikannya.

Kepala UPTD TKN Idhata, Ruhyati, SPd kepada Metro Aceh dilokasi mengatakan, jumlah murid kami ada 190 orang dan hari ini kami gelar pawai budaya, ada tiga jenis pakaian ditampilkan anak-anak yaitu pakaian adat, pakaian kreasi dan pakaian profesi.

Disampaikan juga kegiatan ini sudah ketiga kali dilaksanakan dan harapannya anak-anak bisa mengenal budaya salah satunya dari pakaian adat, juga tahu apa saja profesi yang ada seperti TNI-Polri maupun lainnya.

Begitu juga dengan bahan baku pakaian yang mereka kenakan dalam pawai ini, bisa dibuat dari plastik dan bunga-bunga dan ragam jenis bahan lainnya. Para orang tua anak juga antusias mendukung kegiatan ini.

“Jadi sejak mereka berusia dini sudah kita ajar anak-anak untuk mengenal budaya, profesi maupun juga kreasi,” ungkap Ruhyati.

Sementara itu, Kabid Pembinaan PAUD dan PNF Disdikbud Bireuen, Riza Fitria, S.Si MSc kepada Metro Aceh juga menjelaskan bahwa pawai budaya ini juga merupakan salah satu tema pembelajaran di kurikulum yang ada di TK.

Tujuannya memperkenalkan keanekaragaman budaya bangsa Indonesia, diharapkan anak-anak sudah mengetahui pakaian budaya dan daerah asalnya. “Melalui kegiatan ini juga dapat membangkitkan rasa kebersamaan,” ungkapnya. (Rahmat Hidayat)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tim 17 K3S/MKKS Antusias Ikuti Festival Toet Budee Trieng HUT Bireuen Piala Bupati
dr Zumirda Kembali Jabat Ketua IDI Cabang Bireuen Periode 2026-2029
Bireuen Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Berbasis Digital
1500 Guru di Bireuen Gelar Aksi Demo
Pemkab Gelar Fun Walk HUT Bireuen, Hadiah Utama Tiga Sepeda Motor
DPMG-PKB Bireuen Perkuat Tata Kelola Dana Desa Pascabanjir
UIA Peusangan Gelar PPL dan KPM Terpadu Lintas Negara
Bunda PAUD 17 Kecamatan Dikukuhkan, Ini Pesan Bupati

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:47 WIB

Tim 17 K3S/MKKS Antusias Ikuti Festival Toet Budee Trieng HUT Bireuen Piala Bupati

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:29 WIB

dr Zumirda Kembali Jabat Ketua IDI Cabang Bireuen Periode 2026-2029

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:44 WIB

Bireuen Perkuat Keterbukaan Informasi Publik Berbasis Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:45 WIB

1500 Guru di Bireuen Gelar Aksi Demo

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:41 WIB

Pemkab Gelar Fun Walk HUT Bireuen, Hadiah Utama Tiga Sepeda Motor

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Mahasiswa UNIKI Juara I Vokal Solo Festival Aneuk Nanggroe

Jumat, 9 Okt 2026 - 21:45 WIB