Proyek Kawasan Peternakan Ranto Panyang Dituding Fiktif

- Publisher

Senin, 3 Desember 2018

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METROACEH

Pembangunan kawasan pusat peternakan di Desa Ranto Panyang, Kecamatn Juli dituding sebagai proyek fiktif yang menguras uang rakyat bernilai miliaran rupiah.

Berbagai kalangan di Bireuen kepada Metro Aceh, Senin (3/12) menuturkan, program pembangunan kawasan pusat peternakan tersebut, dinilai hanya modus untuk melegalkan penggunaan anggaran publik, dalihnya sebagai lokasi menampung sapi bantuan pemerintah RI.

Lokasi kawasan peternakan di Desa Ranto Panyang, Kecamatan Juli. Foto direkam beberapa waktu lalu.

Menurut beberapa sumber media ini tadi pagi, selain biaya perencanaan mencapai ratusan juta rupiah, pembersihan lahan (land clearing) dan penghijauan disekitar lokasi, dari sumber APBK dan APBKP TA 2018. Pemkab Bireuen melalui Dinas Pertanian, juga telah menggelontorkan Rp 3 miliar lebih dana, berkedok untuk biaya penataan kawasan peternakan “siluman” itu.

“Mulai dari perencanaan, pembersihan lahan hingga penanaman pusat kawasan peternakan, semuanya berselemak masalah. Miliaran rupiah anggaran yang telah dikucurkan pun, hampir seluruhnya membiayai program fiktif ini,” ungkap sumber internal di lingkungan pemkab setempat, seraya menambahkan belum lagi land clearing senilai setengah miliar lebih, yang dilakukan tanpa proses tender.

Menurut dia, awalnya program itu untuk menampung 200 ekor sapi jenis Brahma Cross, bantuan Departemen Pertanian RI yang rencana diterima pada Juli 2018. Namun, hingga akhir tahun anggaran ini sapi bantuan tersebut tak kunjung tiba.

Akibat besarnya jumlah biaya yang telah disedot, untuk membiayai proyek itu. Kini kian menimbulkan pesimis masyarakat, terhadap kinerja pemerintah di sektor pertanian dan peternakan di wilayah itu.

“Ka meuhai talo ngoen leumo (sudah mahal tali dibanding sapi),” sebutnya dengan nada kesal.

Sumber lain mengungkapkan, selama 10 tahun terakhir, hampir seluruh program yang dilaksanakan instansi ini di Bireuen, tidak berjalan sesuai target. Sehingga, uang rakyat habis sia-sia dikeruk oleh pejabat Daerah setempat.

Mulai pengembangan benih kedelai, cetak sawah baru, bantuan 1.300 ekor sapi, bantuan alsintan, pajale, kawasan pusat peternakan dan lain-lainnya dari sumber APBK, APBA, Otsus Aceh maupun APBN. Selama ini, diduga jadi program fiktif dibawah kendali Ir. Alie Basyah M.Si, selaku kepala dinas dan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA).

“Ironisnya terhadap dugaan korupsi ini, aparat penegak hukum malah tutup mata, serta tidak pernah memproses penjarahan uang rakyat yang jelas-jelas merugikan negara,’ tandas sumber itu.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan, Ir Alie Basyah yang hendak dikonfirmasi melalui selulernya, tidak dapat dihubungi. Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh hak jawab terkait tudingan tersebut. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PGRI Komit Kawal Kasus Hukum Muhardi
Revitalisasi SMK Kesehatan Muhammadiyah Sudah 80 Persen
29.635 KK Belum Terima Bantuan, Pemkab Bireuen Perpanjang Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana
Dihadiri Danrem, Kesbangpol Bireuen Gelar Apel Kebangsaan
Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla
PT Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Pengobatan Gratis di Tamiang
Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke 81, Kejari Bireuen Santuni Anak Yatim
Penyaluran Dana Jadup Korban Banjir Menunggu Antrian Kemensos RI

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:03 WIB

PGRI Komit Kawal Kasus Hukum Muhardi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:49 WIB

Revitalisasi SMK Kesehatan Muhammadiyah Sudah 80 Persen

Jumat, 4 September 2026 - 18:43 WIB

29.635 KK Belum Terima Bantuan, Pemkab Bireuen Perpanjang Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana

Jumat, 4 September 2026 - 18:41 WIB

Dihadiri Danrem, Kesbangpol Bireuen Gelar Apel Kebangsaan

Kamis, 3 September 2026 - 15:06 WIB

Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

pgri-komit-kawal-kasus-hukum-muhardi

NANGGROE

PGRI Komit Kawal Kasus Hukum Muhardi

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:03 WIB

NANGGROE

Revitalisasi SMK Kesehatan Muhammadiyah Sudah 80 Persen

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:49 WIB

Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran bersama pejabat Forkopimda dan ratusan peserta hadiri Apel Kebangsaan di Aula Setdakab Lama, Jumat (4/9) pagi.

NANGGROE

Dihadiri Danrem, Kesbangpol Bireuen Gelar Apel Kebangsaan

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:41 WIB