PENJUALAN DAN PEREDARAN SENJATA API ILEGAL

- Administrator

Kamis, 12 Desember 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Airla *)

Kapolda Jawa Timur Irjen Luki Hermawan mengatakan senjata ilegal yang dibuat tersangka AH di Kabupaten Lumajang dijual ke sejumlah daerah konflik yang diperdagangkan dengan tersangka secara dalam jaringan (online). Polda Jatim yang dipimpin langsung oleh Kapolda Irjen Luki Hermawan dengan didampingin Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Gidion Arif Setiyawan dan Kapolres Lumajang AKBP Adewira Siregar menggerebek sebuah gudang perakitan dan penjualan senjata api ilegal jenis air gun airsoft gun di Kabupaten Lumajang.  Selanjutnya Luki juga menjelaskan pelaku sudah memproduksi sekitar 250 pucuk senjata ilegal, dengan karyawan yang dipekerjakan sebanyak 5 orang sejak tahun 2015, bahkan bahan baku yang digunakan untuk membuat senjata api ilegal tersebut berasal dari luar negeri melalui pemesanan secara daring.

Selain itu juga senapan angin tersebut dipesan oleh orang dari berbagai daerahantara lain Jawa Timut, Jawa Tengah, Jakarta, Yogyakarta, Bali, Aceh, Sumatera, Kalimantan, Bangka Belitung, Lampung, Banten, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Gorontalo, Sulawesi, Maluku dan Papua. Adapun barang bukti penggerebekan tersebut yang diamankan petugas antara lain 40 pucuk senjata yang terdiri dari 20 pucuk senjata air gun untuk berburu dan 20 pucuk senjata air gun untuk lomba. Apa yang dikemukakan Kapolda Jawa Timur diatas terkait penjualan dan peredaran senjata api ilegal jelas merupakan indikasi bagaimana masih mudahnya oknum masyarakat yang akan menyalahgunakan senjata api ilegal tersebut mendapatkan tempat pembelian/penjualan bahkan tempat produksinya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fakta ini juga akan dimanfaatkan oleh kelompok mafia, pelaku kartel bisnis, kelompok separatis dan bahkan kelompok teroris serta pelaku kriminal lainnya untuk menggunakan atau membeli senjata api ilegal tersebut, sehingga menambahkan tingkat kerawanan dan menurunkan tingkat stabilitas keamanan di Indonesia.
Upaya yang dilakukan pihak Kepolisian tentunya dengan dibantu atau bersama aparat keamanan lainnya termasuk aparat intelijen dalam rangka membongkar jaringan pembuat, pengedar dan pembeli senjata api ilegal baik dilakukan melalui daring atau online dan perdagangan offline patut diapresiasi, sekaligus menunjukkan etikat, niat dan outcome kerja keras pihak pemerintah untuk menciptakan rasa aman di Indonesia.

Kemungkinan basis-basis produksi dan distribusi senjata api ilegal tidak hanya terjadi di Jawa Timur semata, dan sepertinya aparat penegak hukum dan aparat keamanan sudah memiliki gambaran dan peta yang lengkap terkait masalah ini, sehingga penindakan yang tepat dan cepat akan berimplikasi positif dan menimbulkan simpati masyarakat. Pemerintah khususnya aparat penegak hukum dan aparat keamanan juga tidak ragu-ragu untuk menindak dan menghukum oknum-oknum aparat negara yang menjadi backing, pembeli atau penjual dari senjata-senjata api ilegal ini.

Tidak ada cara lain untuk memberantas penjualan dan peredaran senjata api ilegal ini dengan tindakan penegakkan hukum (law enforcement), dan sebelumnya diawali dengan tindakan surveillance terhadap oknum-oknum yang dicurigai. Jangan sampai pemerintah dan negara terlambat, karena peredaran dan penjualan senjata api ilegal akan sangat membahayakan kondisi situasi nasional, termasuk kondisi Kamtibas. Masyarakat tentunya mengharapkan ketegasan pemerintah untuk menyelesaikan masalah ini untuk menutup peluang sekecil mungkin penyalahgunaan dari maraknya senjata api ilegal ini. Semoga.

Penulis adalah pemerhati hukum dan keamanan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sering di Bilang Nakal? Bisa Jadi Anak Anda Perlu Pemahaman, Bukan Hukuman
Bireuen Kota Santri: Menggali Potensi Ekonomi Berbasis Syariah
Dirjenpas Menolak Fraud, Langkah Maju Untuk Reformasi Pemasyarakatan
Alpajuli Darat Kumandangkan Persatuan Indonesia
MTQ Aceh: Ajang Pengembangan Ekonomi Kreatif Masyarakat Simeulue
PERPUU NO. 2 TH 2022 CIPTA KERJA DAN UNJUK RASA BURUH 10-11 AGU 2023
Can Indonesia beat Argentine?
Kolaborasi Lintas Sektor untuk Tangani Permasalahan Depo BBM Plumpang

Berita Terkait

Senin, 14 April 2025 - 18:33 WIB

Sering di Bilang Nakal? Bisa Jadi Anak Anda Perlu Pemahaman, Bukan Hukuman

Kamis, 3 April 2025 - 16:16 WIB

Bireuen Kota Santri: Menggali Potensi Ekonomi Berbasis Syariah

Senin, 6 Mei 2024 - 16:21 WIB

Dirjenpas Menolak Fraud, Langkah Maju Untuk Reformasi Pemasyarakatan

Rabu, 24 Januari 2024 - 19:04 WIB

Alpajuli Darat Kumandangkan Persatuan Indonesia

Selasa, 28 November 2023 - 16:28 WIB

MTQ Aceh: Ajang Pengembangan Ekonomi Kreatif Masyarakat Simeulue

Berita Terbaru

Asisten I Bidang Pemerintahan Setdakab Bireuen, Mulyadi SH MM melakukan groundbreaking pembangunan Huntap di Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, Kamis (12/3)

NANGGROE

DT Peduli Bangun 45 Huntap di Alue Kuta

Kamis, 12 Mar 2026 - 22:37 WIB

Lalulintas di jembatan bailey Kutablang, Kamis (12/3)

NANGGROE

Maintenance, Jembatan Kutablang Malam ini Ditutup

Kamis, 12 Mar 2026 - 18:00 WIB

Dr H Amiruddin Idris SE MSi menyerahkan bantuan sound system lengkap kepada Imum Syiek Masjid secara simbolis, Selasa (10/3) sore.

PEMBANGUNAN

Amiruddin Idris Serahkan Bantuan Untuk 33 Mesjid

Rabu, 11 Mar 2026 - 01:08 WIB