BIREUEN|METRO ACEH – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto bersama jajaran meninjau pembangunan rumah hunian tetap (Huntap) telah selesai dibangun untuk korban banjir di Gampong Blang Kubu, Kecamatan Peudada, Kabupaten Bireuen, Selasa (23/6) sore.
Camat Peudada Erry Seprinaldi, S.STP.,S.Sos.,MSi didampingi Keuchik Blang Kubu Marhadi (46) ditanyai Metro Aceh mengatakan di Gampong Blang Kubu ada tujuh Huntap yang dibangun berada di Dusun Kuta Harapan.
Rumah itu milik Sulaiman Puteh (50), Maryati (26), Nurhasanah (53), Puteh Abdullah (60), Yusri (45) sudah selesai dibangun yang dua lagi sudah tersedia material untuk rumah Taufik (38) dan Erik Yaufannur (38), jelasnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto bersama rombongan setibanya dilokasi disambut oleh Sekda Bireuen, Ismunandar, ST.,MT, Asisten II Mawardi, S.STP.,MSi, Kalaksa BPBD Bireuen, Ir Marwan, ST.,MT, Camat Peudada Erry Seprinaldi, S.STP.,S.Sos.,MSi dan perangkat gampong.
Disela melihat kondisi Huntap telah selesai dibangun, Kepala BNPB menyerahkan bingkisan kepada sejumlah warga mulai dari anak-anak dan ibu-ibu serta bapak-bapak hadir dilokasi.
Letjen TNI Suharyanto kepada wartawan dilokasi mengatakan dalam kunjungan kerjanya telah melakukan kunjungan ke Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, dan sore ini di Bireuen.
“Di Bireuen justru pembangunan Huntap semakin maju dan telah dibangun 340 unit dan sudah jadi ada 100 rumah lebih. Target akhir 2027 semua Huntap di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat tuntas,” ujarnya.
Disampaikan juga bahwa dana pembangunan rumah ini Rp 60 juta, ada beberapa kekurangan dan telah dikoreksi, pihak ketiga sudah kami datangkan, nanti akan diperbaiki.
“Hasil wawancara dengan masyarakat terdampak mereka sangat senang. Masyarakat terdampak banjir paling parah adalah kelompok menengah kebawah sehingga bantuan dari pemerintah pusat dalam bentuk rumah ini mereka sangat bersyukur karena ini kebutuhan primer,” ungkap Kepala BNPB. (Rahmat Hidayat).






