Klarifikasi Kecaman Warga Atas Aksi Flying Board SMF 2024

- Publisher

Minggu, 5 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Atraksi Flying Board yang ikut memeriahkan SMF 2024

Atraksi Flying Board yang ikut memeriahkan SMF 2024

SABANG|METRO ACEH-Buntut kecaman warga atas penampilan kurang pantas aksi Flying Board, saat perhelatan Sabang Marine Festival (SMF) 2024 yang sempat memantik kegaduhan, langsung direspon Ketua Panpel SMF, T Zanuarsyah.

Persoalan itu muncul secara tiba-tiba saat seorang wanita, ikut tampil dalam atraksi ini dan berimplikasi negatif setelah disoroti masyarakat.

Wakil Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS) sekaligus Ketua Panitia SMF24, T. Zanuarsyah menyatakan insiden itu di luar dari rangkaian acara yang telah dipersiapkan oleh panitia dan event organizer (EO).

“Kami mohon maaf atas kejadian ini, karena diluar skenario kami. Tiba-tiba ada masyarakat yang merupakan keluarga kru jetski minta naik ke jetpack, jadi ini bukan bagian dari acara,” kata T. Zanuarsyah yang kerap disapa Yahwai itu, di Sabang, Kamis (07/03/2024).

Hal itu juga dibenarkan Windi Lestari dari Exo Production selaku EO penyelenggara, bahwa tim pelaksana SMF24 dalam hal ini sama sekali tidak mendapat konfirmasi atau memberikan izin atas aksi tersebut.

Kami melihat ini sebagai bentuk penyelewengan kerjasama antara kami dan Sheila Tour, di mana kami hanya meminta Sheila menyediakan Jetski+Jetpack sebagai atraksi bagian dari Opening SMF dan bukan untuk melayani permintaan orang untuk ikut naik bersama Jetski+Jetpack,” jelas Indi.

Menurutnya, hal ini mencoreng kredibilitas SMF, para penyelenggaranya dan stakeholder yang terlibat.

Sementara itu, Serly Januarti dari pihak Sheila Tour melalui surat pernyataannya, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada panitia penyelenggara event SMF, Pemerintah Kota Sabang, BPKS dan masyarakat Sabang pada umumnya, atas insiden tersebut yang mana telah menimbulkan kegaduhan, karena tidak sesuai dengan norma-norma yang berlaku di masyarakat Aceh.

“Kejadian tersebut adalah murni kesalahan kami yang telah lalai dan kurangnya kontrol terhadap oknum kru kami di lapangan, yang tanpa sepengetahuan dan ijin dari kami telah melakukan hal-hal yang mengganggu kenyamanan publik dan berakibat menimbulkan kegaduhan,” terangnya.

Dia menambahkan, dengan ini pihaknya memastikan hal-hal demikian tidak akan terjadi lagi ke depannya, dan sebagai wujud komitmen, pihaknya tidak akan lagi melibatkan oknum tersebut untuk event-event Sheila Tour selanjutnya.()

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekdako Sabang Harapkan JCH Tetap Jaga Kesehatan
Peringatan Otda ke 30, Akselerasi Layanan Publik dan Reformasi Birokrasi di Sabang
Pariwisata Sabang Jadi Sumber Ekonomi Masyarakat
Keindahan Bawah Laut Sabang Jadi Primadona Wisata
Diskominfo Sabang Corong Utama Pemerintah Kota
DPRK dan Pemko Sabang Satu Langkah Bangun Kemandirian Pangan Kepulauan
Wakil Wali Kota Sabang Pimpin HLM TPID 2026, Fokus Jaga Stabilitas Harga Jelang Ramadhan
Tiga Qari-Qariah Sabang Perkuat Kafilah Aceh di MTQ Nasional 2026

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:38 WIB

Sekdako Sabang Harapkan JCH Tetap Jaga Kesehatan

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:36 WIB

Peringatan Otda ke 30, Akselerasi Layanan Publik dan Reformasi Birokrasi di Sabang

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:35 WIB

Pariwisata Sabang Jadi Sumber Ekonomi Masyarakat

Selasa, 5 Mei 2026 - 00:31 WIB

Keindahan Bawah Laut Sabang Jadi Primadona Wisata

Kamis, 30 April 2026 - 00:05 WIB

Diskominfo Sabang Corong Utama Pemerintah Kota

Berita Terbaru