BIREUEN|METRO ACEH-Guna meningkatkan disiplin aparatur sipil negara (ASN), terkait kehadiran di unit kerja masing-masing setiap hari. Bupati Bireuen, H Mukhlis ST meminta agar absensi diberlakukan secara manual. Hal ini, disampaikan dalam arahannya saat memimpin apel gabungan dan halal bi halal Idul Fitri 1447 H di Kantor Pusat Pemerintahan Bireuen, Rabu (25/3) pagi.
Dia berharap, pola absensi digital melalui finger print lebih baik diganti dengan sistem manual, untuk memastikan kehadiran ASN secara akurat. Pada kesempatan itu juga, H Mukhlis meminta seluruh pegawai untuk mulai bekerja, setelah libur lebaran dengan rutinitas tugas seperti biasa.
“Usai hari raya Idul Fitri, hari ini kita mulai melaksanakan kegiatan rutin kembali, dan dapat memperbaiki kekurangan agar ke depan menjadi lebih baik lagi,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam apel diikuti Wakil Bupati Ir H Razuardi MT, Pj Sekda, para Asisten dan kepala SKPK serta ratusan pegawai. Bupati juga memgharapkan kepada para kepala SKPK agar absen kehadiran selama ini menggunakan fingerprint agar digunakan absen manual.
Hal itu dilakukan karena ada banyak pegawai cepat datang setelah absen menghilang, sehingga kegiatan atau tugas yang seharusnya bisa segera diselesaikan jadi terlambat dan ini akan menganggu pelaksanaan kegiatan pada dinas-dinas.
Dikatakan juga bahwa pascabencana banyak hal harus dilakukan, Bupati mengatakan diawal tahun ini berharap seluruh SKPK agar pengelolaan keuangan harus segera direalisasi dan tidak ada lagi pekerjaan terlambat.
Kegiatan apel itu diakhiri dengan doa bersama dipimpin Kepala Sekretariat Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Bireuen, Said Jamaluddin dan acara salam-salaman para kepala dinas, badan, kantor, camat, pegawai dengan pimpinan daerah. (Rahmat Hidayat).






