BIREUEN|METRO ACEH-Agar mendapatkan berkah dalam mengemban amanah rakyat, Bupati dan Wakil Bupati Bireuen dipeusijeuk serta dirangkai pertemuan perdana bersama berbagai elemen masyarakat Kabupaten Bireuen di Pendopo Bupati Bireuen, Senin (3/3) malam.
Temu ramah yang berlangsung usai shalat Tarawih itu, merupakan agenda pertama bagi Bupati Bireuen, H Mukhlis ST yang baru usai mengikuti retreat di Magelang, pasca dilantik oleh Gubernur Aceh 18 Februari lalu. Pada kesempatan tersebut, H Mukhlis bersama Ir H Razuardi MT dipeusijeuk oleh ulama Aceh, Abon Arongan, Waled Nu dan Imam Besar Mesjid Peusangan Tgk Muhammad Hafiq.

Dalam sambutan perdana dihadapan publik, H Mukhlis menyampaikan meskipun saat ini persoalan efesiensi anggaran yang berlaku secara nasional, diterapkan oleh pemerintah pusat menjadi persoalan terhadap keuangan daerah, namun dirinya mengaku konsisten untuk membangun daerah semaksimal mungkin, demi kepentingan masyarakat luas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami selalu mengharapkan dukungan dari semua elemen masyarakat, untuk membawa perubahan nyata demi masa depan Bireuen yang lebih baik, terutama meningkatkan ekonomi rakyat,” ujarnya.
H Mukhlis menandaskan, sejak dilantik dan berada di arena retreat Magelang, dirinya kerap ditanyai oleh sejumlah kalangan, tentang program 100 hari yang akan menjadi prioritas kepemimpinannya. Namun, Bupati Bireuen ini menegaskan bahwa sejak mulai bertugas bersama Ir H Razuardi, mereka terus fokus membangun daerah dengan segala kemampuan terbaik, guna menyahuti harapan publik.
“Insya Allah, kami memiliki target bukan hanya 100 hari, tetapi selama lima tahun akan memegang teguh komitmen, bekerja secara totalitas menyelesaikan bermacam persoalan masyarakat, membangun Bireuen yang maju dan sejahtera,” jelas H Mukhlis. (Bahrul)






