Abrasi Ancam Pemukiman Pesisir Lhok Ketapang

- Administrator

Sabtu, 5 September 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TAPAKTUAN|MRTRO ACEH-Meski abrasi sepanjang pesisir pantai semakin parah, serta mengancam pemukiman warga di Desa Lhok Ketapang, Kecamatan Tapaktuan. Namun, kondisi tersebut luput dari perhatian pemerintah, bahkan terkesan masih diabaikan dan jauh dari upaya mencegah potensi bencana alam.

Sejumlah masyarakat setempat kepada awak media ini, Sabtu (5/9) menuturkan, ombak laut hindia sejak beberapa bulan terakhir kian membesar, sehingga terus menghantam bibir pantai. Dampaknya, terjadi abrasi parah serta mengancam pemukiman warga pesisir di kawasan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guna mencegah ancaman musibah yang lebih parah, warga berharap pemerintah daerah maupun Pemerintah Aceh, dapat menangani kondisi ini dan membangun tanggul pengaman disepanjang daerah tersebut.

“Apabila terus dibiarkan, kami khawatir saat musim barat dengan kondisi ombak besar, akan terjadi luapan air laut serta menghantam pemukiman warga pesisir Lhok Ketapang ini,” ungkap M Nasir.

Dia mengaku, saat ini masyarakat pada kawasan itu, selalu was-was dan diliputi rasa takut, ganasnya ombak laut Hindia sewaktu-waktu bisa menggenangi dan menghantam rumah-rumah mereka.

“Kami sangat berharap, instansi terkait agar segera turun meninjau lokasi ini. Supaya persoalan abrasi dapat ditangani sebelum terjadi musibah,” ujarnya.(Kausar)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua DWP Aceh Salurkan Al Qur’an dan Sembako Bagi ASN Wanita Korban Banjir
677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan
DPKP dan Lintas Sektor Kampanye Kebersihan di Wisata Pantai Kuala Raja
Bupati Temui Menteri ATR/BPN Tuntaskan Peraturan RTRW Bireuen
Gampong Cot Nga Sumbang Darah 45 Kantong untuk UPD RSUD dr Fauziah
Pengawasan Orang Asing Diperketat
Ratusan Huntap Mulai Dibangun di Bireuen
Bank Indonesia Beri Beasiswa Lima PTN dan PTS di Aceh

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 20:02 WIB

Ketua DWP Aceh Salurkan Al Qur’an dan Sembako Bagi ASN Wanita Korban Banjir

Jumat, 17 April 2026 - 15:52 WIB

677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan

Jumat, 17 April 2026 - 15:51 WIB

DPKP dan Lintas Sektor Kampanye Kebersihan di Wisata Pantai Kuala Raja

Kamis, 16 April 2026 - 17:15 WIB

Bupati Temui Menteri ATR/BPN Tuntaskan Peraturan RTRW Bireuen

Kamis, 16 April 2026 - 15:09 WIB

Pengawasan Orang Asing Diperketat

Berita Terbaru

Kankemenag Bireuen menggelar sosialisasi hukum terhadap kepala madrasah, Kamis (16/4) siang.

HUKUM & KRIMINAL

Satreskrim Sosialisasi Hukum Kepada Kepala Madrasah

Jumat, 17 Apr 2026 - 17:09 WIB

Sawah Rusak sedang akibat bencana hydro meteorologi mulai dibersihkan. Foto : Dok Prokopim.

NANGGROE

677 Hektare Sawah Rusak Terdampak Bencana Mulai Dibersihkan

Jumat, 17 Apr 2026 - 15:52 WIB

Bupati Bireuen, H Mukhlis ST bersama Menteri ATR/BPN usai ditandatanganinya Peraturan Menteri tentang RTRW Kabupaten Bireuen, Kamis (16/4)

NANGGROE

Bupati Temui Menteri ATR/BPN Tuntaskan Peraturan RTRW Bireuen

Kamis, 16 Apr 2026 - 17:15 WIB