Dipicu Korsleting Listrik, 11 Rumah Ludes Terbakar

- Admin

Sabtu, 21 Maret 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Sebanyak 11 unit rumah rata dengan tanah, akibat kebakaran hebat yang terjadi di Desa Pulo Ara Geudong Teungoh, Kecamatan Kota Juang, Sabtu (20/3) malam. Harta benda korban ludes dijilat si jago merah, kerugian ditaksir mencapai satu miliar lebih.

Informasi yang diperoleh Metro Aceh menyebutkan, musibah naas itu bermula dari percikan api di atas balai pengajian Tgk Ramadhan, atau yang lebih dikenal Tu Dan. Tiba-tiba saja, api langsung membesar serta membakar tiga unit rumah terdekat.

Sontak saja, api berkobar cukup besar lalu menjalar dan membakar beberapa rumah lainnya. Insiden tersebut, terjadi sekitar pukul 20.30 wib, serta membuat panik warga sekitar. Korban musibah kebakaran ini, berhamburan menyelamatkan diri dari amukan si jago merah. Karena api begitu cepat membara, sehingga mereka tak sempat membawa harta benda, bahkan hanya baju melekat di badan saja yang tersisa.

Tajul (13) putra pasangan Zulkarnaen dan Cut Fitriah, yang merupakan korban kebakaran itu, saat ditemui awak media ini menceritakan. Saat kejadian, dirinya bersama ibu, adik dan neneknya baru selesai makan malam, tiba-tiba di luar terdengar suara kresek-kresek, lalu terlihat api mulai menjalar dan membakar rumah mereka.

Kobaran api begitu cepat membesar, lalu mereka berempat berhamburan keluar rumah,”Saya hanya bisa melihat api yang membakar rumah kami, ada sepeda motor PCX dan Astrea tidak bisa diselamatkan, juga HP serta seluruh barang habis terbakar karena api sangat besar,” ungkapnya lirih.

Menurut siswa SMP Negeri I Bireuen itu, kejadian tersebut begitu cepat dan api terus membesar, lalu membakar beberapa rumah tetangga mereka. Selain diliputi rasa sedih cukup mendalam, para korban juga kini belum tahu harus tinggal dimana karena hunian mereka sudah ludes dilahap api.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini di lokasi, sementara diketahui 11 unit rumah dan satu balai pengajian ludes terbakar. Adapun para korban yakni Tu Dan, Adi, Kari, Zainal, Nuri, Dayat, Ilyas, Yus, Nasruddin, Minah dan Syamsuddin.

Armada Damkar Pemkab Bireuen selurunya dikerahkan, untuk memadamkan api. Bahkan, turut dibantu satu unit water canon Polres Bireuen yang diturunkan, guna menghentikan si jago merah. Petugas yang berupaya keras mengendalikan situasi, butuh waktu hampir satu jam setengah baru berhasil memadamkan api.

Upaya pemadaman itu, turut dipantau langsung oleh Plt Bupati Bireuen, Dr Muzakkar A Gani SH M.Si, Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, Ketua Fraksi Juang Bersama, Zulfikar Apayub, Dirut PT Takabeya Perkasa Grup, H Mukhlis A.Md, serta sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat setempat. Hingga berita ini dilansir pukul 00.10 wib, petugas masih terlihat menyiram sisa-sisa puing bangunan yang terbakar.(Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam Di Alur Sungai Mon Jambe
CRV dan Tronton Ringsek Tabrakan, Tiga Korban Terluka
Rumah Warga Cot Tunong Ludes Terbakar
Truk Kopdes Merah Putih Asal Tangerang Tabrakan Beruntun di Kutablang
Ditabrak Bus Putra Pelangi Dua Warga Tewas
Dapur Sale 2 Ton Bahan Kopra Terbakar
Korban Tenggelam di Laut Jangka Ditemukan
Anak 12 Tahun Tenggelam di Laut Jangka

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 18:32 WIB

Warga Makmur Ditemukan Meninggal Tenggelam Di Alur Sungai Mon Jambe

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:11 WIB

CRV dan Tronton Ringsek Tabrakan, Tiga Korban Terluka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Rumah Warga Cot Tunong Ludes Terbakar

Senin, 14 September 2026 - 18:12 WIB

Truk Kopdes Merah Putih Asal Tangerang Tabrakan Beruntun di Kutablang

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:00 WIB

Ditabrak Bus Putra Pelangi Dua Warga Tewas

Berita Terbaru

Bupati Bireuen, Ir H Mukhlis ST dan Wakil Bupati Bireuen, Ir H Razuardi MT meninjau aliran Krueng Leubu yang dipacu kegiatan normalisasi, Senin (26/10)

NANGGROE

Bupati Tinjau Percepatan Normalisasi Krueng Leubu

Senin, 26 Okt 2026 - 23:14 WIB

Kapolres Bireuen, AKBP Yulhendri, SH.,SIK.,SPsi.,MIK menyematkan pita tanda operasi kepada perwakilan petugas, di Mapolres, Senin (26/10) pagi.

NANGGROE

Polres Bireuen Gelar Operasi Patuh Seulawah 14 Hari

Senin, 26 Okt 2026 - 15:45 WIB