Krueng Simpo Pelopori Gerakan Pencegahan Stunting

- Publisher

Selasa, 23 Juli 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN|METRO ACEH-Gampong Krueng Simpo, Kecamatan Juli menjadi desa percontohan pencegahan stunting di Kabupaten Bireuen. Sosialisasi untuk mencegah masalah kurang gizi kronis ini, digelar di halaman kantor keuchik setempat, Selasa (23/7).

Kegiatan itu, bertujuan untuk mengatasi persoalan gizi buruk akibat kurangnya asupan gizi dalam waktu panjang, sehingga mengakibatkan gangguan pada pertumbuhan anak. Biasanya dengan indikator tinggi badan dibawah rata-rata (kerdil) dari anak seusianya.

Selain mensosialisasikan pencegahan stunting bagi puluhan warga, acara yang dihadiri Plh Sekdakab Bireuen, Ibrahim M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh, Drs Bukhari MM serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr Amir Addani M.Kes turut dirangkai berbagai kegiatan lain.

Diantaranya, pembagian hadiah lomba kesehatan gampong, penghargaan dari Pemkab Bireuen sebagai “Gampong Tanggap Stunting”, lomba bayi sehat dan rumah sehat, serta berbagai kegiatan lainnya. Kemudian, penunjang kegiatan menghadirkan taman obat keluarga (Toga), penyebaran stiker indikator keluarga sehat, sanitasi air bersih dan lain sebagainya.

Keuchik Krueng Simpo, Safrizal S.Pd kepada awak media ini menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut. Dia berharap, semoga melalui sosialisasi ini kedepannya, warga dapat mencegah stunting di desa itu, serta bisa memahami pencegahan gizi buruk ini.

“Kami memiliki komitmen kuat, untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, serta terus berupaya mencegah stunting di Gampong Krueng Simpo,” ungkap Safrizal.

Kepala Puskesmas Juli I, Husaini SKM mengaku, pihaknya selama ini fokus dan totalitas dalam mendampingi masyarakat, untuk menerapkan pola hidup sehat di seluruh kawasan di kecamatan itu. Termasuk, di Krueng Simpo yang menjadi target gampong sehat di Kabupaten Bireuen.

Sementara Kepala DPMG Aceh, Drs.Bukhari, MM dalam sambutannya mengharapkan, dana desa agar benar-benar dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan yang bermanfaat, dalam memajukan bagi gampong. Menurut dia, penggunaan DD harus direncanakan dengan matang, mengacu pada Peraturan Menteri Desa tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa dan aturan-aturan tingkat lokal, yaitu Peraturan Gubernur dan Peraturan Bupati

“Penggunaan Dana Desa bukan hanya untuk pembangunan fisik, tapi juga fokus pada pengembangan ekonomi dan pencegahan stunting,” sebutnya.

Dia menegaskan, Pemerintah Aceh berkomitmen untuk pencegahan stunting. Selain itu, pemerintah kabupaten diharapkan juga mendukung kegiatan tersebut. Pihaknya turut memberikan apresiasi kepada Pemkab Bireuen yang diniali cukup intens dan serius melakukan program pencegahan stunting.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen, dr Amir Addani M.Kes kepada Metro Aceh menjelaskan, mencegah stunting itu sangat penting. Adapun pola pencegahannya meliputi pola asuh, pola makan dan air bersih sanitasi.

“Kita harapkan masyarakat diseluruh Kabupaten Bireuen, senantiasa menjaga keluarganya dengan pola hidup sehat. Selain itu, semua desa harus memiliki konsentrasi, mencegah stunting dengan melakukan sosialisasi secara intens bagi warganya,” ungkap Amir Addani. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PGRI Komit Kawal Kasus Hukum Muhardi
Revitalisasi SMK Kesehatan Muhammadiyah Sudah 80 Persen
29.635 KK Belum Terima Bantuan, Pemkab Bireuen Perpanjang Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana
Dihadiri Danrem, Kesbangpol Bireuen Gelar Apel Kebangsaan
Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla
PT Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Pengobatan Gratis di Tamiang
Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke 81, Kejari Bireuen Santuni Anak Yatim
Penyaluran Dana Jadup Korban Banjir Menunggu Antrian Kemensos RI

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:03 WIB

PGRI Komit Kawal Kasus Hukum Muhardi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:49 WIB

Revitalisasi SMK Kesehatan Muhammadiyah Sudah 80 Persen

Jumat, 4 September 2026 - 18:43 WIB

29.635 KK Belum Terima Bantuan, Pemkab Bireuen Perpanjang Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana

Jumat, 4 September 2026 - 18:41 WIB

Dihadiri Danrem, Kesbangpol Bireuen Gelar Apel Kebangsaan

Kamis, 3 September 2026 - 15:06 WIB

Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

Rapat koordinasi awal semester di Kampus UIA Paya Lipah, Peusangan, Kabupaten Bireuen, Sabtu (5/9).

PENDIDIKAN

UIA Peusangan Dorong Dosen Tingkatkan Riset dan Studi Lanjut

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:49 WIB

Mahasiswa melaksanakan kegiatan Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP) 1, di sejumlah MAN dan MTsN di Kabupaten Bireuen, Sabtu (5/9).

PENDIDIKAN

FAI UNIKI Antar Mahasiswa PAI Ikuti PLP 1 di MAN dan MTsN

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:48 WIB

pgri-komit-kawal-kasus-hukum-muhardi

NANGGROE

PGRI Komit Kawal Kasus Hukum Muhardi

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:03 WIB

NANGGROE

Revitalisasi SMK Kesehatan Muhammadiyah Sudah 80 Persen

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:49 WIB