DPRK Bireuen Sikapi Kasus Embung Blang Rambong

- Publisher

Senin, 7 Januari 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi D DPRK Bireuen meninjau lokasi proyek embung Blang Rambong, Senin (7/1) di Desa Tanjong Beuridi, Kecamatan Peusangan Selatan.

Komisi D DPRK Bireuen meninjau lokasi proyek embung Blang Rambong, Senin (7/1) di Desa Tanjong Beuridi, Kecamatan Peusangan Selatan.

BIREUEN|METRO ACEH-Menyikapi kondisi proyek rehabilitasi Embung Blang Rambong, Desa Tanjong Beuridi yang dikerjakan asal jadi dan menyebabkan puluhan hektar sawah produktif kering kerontang. Komisi D DPRK Bireuen turun meninjau lokasi, Senin (7/1).

Setelah melihat langsung keadaan buruk itu, dewan berjanji segera menuntaskan masalah ini, serta memanggil seluruh pihak terkait untuk bertanggungjawab, terhadap persoalan tersebut. Termasuk, menyelesaikan problem petani yang kini padinya terancam gagal panen, akibat proyek DOKA 2018 tak dikerjakan sesuai harapan.

Dari penelusuran dewan, pasca terbitnya pemberitaan media ini akhir pekan lalu, seputar proyek Dinas Pengairan Provinsi Aceh, yang berdampak buruk terhadap usaha pertanian masyarakat di kawasan Desa Tanjong Beuridi, Kecamatan Peusangan Selatan.

“Kami merasa sangat aneh, jika sebelum proyek ini dikerjakan. Waduk itu masih mengairi seluruh sawah petani, tetapi kini tak bisa lagi digunakan seluruhnya. Akibat tanggul embung roboh, masalah itu cukup serius dan pihak rekanan harus segera memperbaikinya,” tukas Dahlan ZA Ketua Komisi D DPRK Bireuen.

Menurutnya, kemiringan Embung Blang Rambong tidak sesuai spesifikasi teknis, sehingga air tak dapat ditampung untuk kebutuhan pengairan areal persawahan. Malah, sebagian dari tanggul itu ambruk dan proyek itu telah menimbulkan dampak buruk, bagi masyarakat sekitar lokasi.

Dahlan ZA yang turun ke lokasi turut didampingi Sekretaris Komisi D, Hasanuddin serta anggota Ruslan Amin, Faisal Hasballah dan Fajri Fauzan mengaku, pihaknya harus turun tangan menyikapi persoalan ini. Dia mendesak, pihak rekanan harus merampungkan proyek itu, sehingga dapat dimanfaatkan sesuai target perencanaan anggara DOKA ini.

Sementara Faisal Hasballah selaku salah satu dewan, yang berdomisili di Tanjong Beuridi dan mengetahui persis kondisi ini, menyatakan pihaknya akan meminta Kadis Perkim dan LH Kabupaten Bireuen, untuk berkoordinasi dengan Dinas Pengairan Aceh, untuk menyelesaikan persoalan waduk tersebut.

Kader Partai Gerindra itu menduga, ada indikasi proyek ini sarat permainan melibatkan PPATK, yang “bermain mata” dengan rekanan, sehingga program rehabilitasi embung Blang Rambong, terkesan dikerjakan asal-asalan.

“Kedepannya, kita minta setiap proyek dari propinsi yang dilaksanakan, harus berkoordinasi dengan dinas tehnis di kabupaten. Supaya dapat diawasi secara maksimal, oleh instansi terkait di daerah dan jika timbul masalah, dapat segera terselesaikan,” tandasnya. (Bahrul)

Facebook Comments Box
Follow WhatsApp Channel www.metroaceh.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PGRI Komit Kawal Kasus Hukum Muhardi
Revitalisasi SMK Kesehatan Muhammadiyah Sudah 80 Persen
29.635 KK Belum Terima Bantuan, Pemkab Bireuen Perpanjang Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana
Dihadiri Danrem, Kesbangpol Bireuen Gelar Apel Kebangsaan
Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla
PT Agrinas Palma Nusantara Gelar Pasar Rakyat dan Pengobatan Gratis di Tamiang
Peringati Hari Lahir Kejaksaan ke 81, Kejari Bireuen Santuni Anak Yatim
Penyaluran Dana Jadup Korban Banjir Menunggu Antrian Kemensos RI

Berita Terkait

Sabtu, 5 September 2026 - 18:03 WIB

PGRI Komit Kawal Kasus Hukum Muhardi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:49 WIB

Revitalisasi SMK Kesehatan Muhammadiyah Sudah 80 Persen

Jumat, 4 September 2026 - 18:43 WIB

29.635 KK Belum Terima Bantuan, Pemkab Bireuen Perpanjang Transisi Darurat ke Pemulihan Bencana

Jumat, 4 September 2026 - 18:41 WIB

Dihadiri Danrem, Kesbangpol Bireuen Gelar Apel Kebangsaan

Kamis, 3 September 2026 - 15:06 WIB

Polres Bireuen Gelar Apel Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Berita Terbaru

pgri-komit-kawal-kasus-hukum-muhardi

NANGGROE

PGRI Komit Kawal Kasus Hukum Muhardi

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:03 WIB

NANGGROE

Revitalisasi SMK Kesehatan Muhammadiyah Sudah 80 Persen

Sabtu, 5 Sep 2026 - 13:49 WIB

Danrem 011/Lilawangsa, Brigjen TNI Ali Imran bersama pejabat Forkopimda dan ratusan peserta hadiri Apel Kebangsaan di Aula Setdakab Lama, Jumat (4/9) pagi.

NANGGROE

Dihadiri Danrem, Kesbangpol Bireuen Gelar Apel Kebangsaan

Jumat, 4 Sep 2026 - 18:41 WIB